JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Romano Floriani Mussolini, cicit dari pemimpin fasis Italia Benito Mussolini, menyatakan ingin dikenal karena kemampuannya bermain sepak bola, bukan karena nama keluarganya yang kontroversial.
Pernyataan itu disampaikan pemain berusia 22 tahun tersebut saat diperkenalkan sebagai rekrutan baru klub Serie B Italia, Cremonese, Kamis (24/7/2025). Ia didatangkan dengan status pinjaman selama satu musim dari Lazio, klub induknya, dengan opsi pembelian permanen.
“Nama keluarga saya tidak pernah menjadi masalah bagi saya. Dari sudut pandang saya, semakin sedikit dibicarakan, semakin baik,” ujar Mussolini dalam konferensi pers, dikutip kantor berita Ansa.
Mussolini bisa bermain di posisi bek kanan maupun gelandang kanan. Ia merupakan putra dari politisi Alessandra Mussolini dan Mario Floriani, seorang polisi. Dalam administrasi sipil Italia, ia diberikan dua nama keluarga, mengikuti kesepakatan orang tuanya. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat oleh keputusan Mahkamah Konstitusi Italia pada 2022 yang mewajibkan anak-anak mendapatkan nama keluarga dari ayah dan ibu.
Sebelum bergabung ke Cremonese, Mussolini memperkuat Juve Stabia di Serie C dan mencetak gol pertamanya pada Desember 2023. Selebrasi atas gol tersebut sempat menjadi sorotan publik ketika penyiar stadion menyebut namanya berulang kali dan disambut teriakan “Mussolini” dari sejumlah penonton. Dugaan penggunaan salam fasis dalam selebrasi itu dibantah klub.
Menanggapi insiden itu, Mussolini mengatakan bahwa polemik yang muncul tidak ada gunanya dan hanya mengaburkan tujuan utamanya sebagai pesepak bola profesional. “Saya ingin menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dan membuktikan nilai saya,” kata dia.
Romano Floriani Mussolini memulai kariernya di akademi muda AS Roma sebelum pindah ke Lazio. Ia juga sempat menjalani masa pinjaman di klub Serie C, Pescara, pada musim 2023–2024. Saat membela Juve Stabia, ia memakai nama “F. Mussolini” di bagian belakang kostumnya.
Dengan bergabungnya ke Cremonese—klub yang musim ini kembali ke Serie B setelah sempat tampil di Serie A pada musim 2022–2023—Mussolini berharap bisa terus berkembang di level kompetitif yang lebih tinggi, terlepas dari warisan sejarah keluarganya. (ihd)














