Pidato Kaesang Usai Terpilih Nahkodai PSI: Targetkan Lolos Senayan di 2029

Sabtu, 19 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaesang Pangarep menyampaikan pidato pertama setelah terpilih memimpin lagi PSI. (Ihade)

Kaesang Pangarep menyampaikan pidato pertama setelah terpilih memimpin lagi PSI. (Ihade)

JENDELANUSANTARA.COM, Solo — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep kembali terpilih memimpin partai untuk periode 2025–2030 dalam Kongres PSI yang digelar di Graha Saba Buana, Solo, Sabtu (19/7/2025). Meski gagal membawa PSI melenggang ke Senayan pada Pemilu 2024, Kaesang menyatakan optimismenya bahwa partai berlambang gajah merah-putih itu akan menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan pada Pemilu 2029.

Dalam pidato perdananya seusai terpilih, Kaesang secara terbuka mengakui kegagalannya. Namun, ia menekankan pentingnya kerja konsisten jangka panjang. ”Saya minta maaf karena belum bisa membawa PSI ke Senayan. Tapi, saya yakin pada 2029, PSI akan menjadi partai yang besar dan diperhitungkan,” ujar putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Ia menambahkan, pada pemilu sebelumnya, dirinya hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk berkampanye. Meski demikian, PSI tetap mencatatkan peningkatan signifikan di tingkat legislatif daerah. “Perolehan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota meningkat hingga 100 persen. Ini bukti kerja keras kader di lapangan,” kata Kaesang.

Dengan sisa waktu empat tahun menuju Pemilu 2029, Kaesang menyatakan siap memanfaatkan waktu secara maksimal untuk membesarkan PSI. Ia pun menegaskan bahwa partainya kini memasuki fase konsolidasi dan pertumbuhan jangka panjang.

Dalam pemilu internal yang digelar secara daring melalui sistem e-vote, Kaesang memperoleh 65,28 persen suara dari total 157.579 daftar pemilih tetap partai. Dua pesaingnya, Ronald A. Sinaga dan Agus Mulyono Herlambang, masing-masing meraih 22,23 persen dan 12,49 persen suara. Kaesang menyatakan akan merangkul kedua pesaingnya untuk memperkuat kepemimpinan partai di tingkat pusat.

”Saya ingin Bro Ron dan Bro Agus tetap bersama saya di DPP, karena PSI ini milik bersama. Kita harus kerja bersama untuk 2029,” ujarnya.

Kaesang menilai sistem e-vote yang digunakan dalam pemilu raya PSI mencerminkan komitmen partai terhadap keterbukaan dan partisipasi anggota. ”Satu orang, satu suara. Inilah budaya politik baru yang kami bangun,” katanya.

Kongres PSI 2025 menandai langkah awal pembenahan internal dan persiapan PSI menuju Pemilu 2029. Dengan tongkat kepemimpinan masih berada di tangan Kaesang, partai ini bertekad keluar dari bayang-bayang elektabilitas rendah dan membuka jalan menuju Senayan. (rih)

Berita Terkait

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara
Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang
Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:51 WIB

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:53 WIB

Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:37 WIB

Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Berita Terbaru