Tak Penuhi Regulasi, Persebaya dan Malut United Gagal Tampil di ASEAN Club Championship

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Harapan Indonesia untuk mengirim wakil di ASEAN Club Championship (ACC) 2025/2026 pupus setelah nominasi dua klub, Persebaya Surabaya dan Malut United FC, ditolak oleh Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF). Penolakan ini disampaikan AFF melalui surat resmi yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, tertanggal 2 Juli 2025.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang mengajukan kedua klub tersebut menyatakan telah menjalankan prosedur nominasi secara sesuai dengan koordinasi antara LIB, PSSI, dan AFF. Namun, AFF menegaskan bahwa hanya tim juara dan runner-up dari liga domestik yang memenuhi syarat sebagai peserta ACC Shopee Cup musim ini.

“Setelah pertimbangan matang, kami menyesal tidak dapat menerima nominasi Persebaya Surabaya dan Malut United, tim peringkat ketiga dan keempat Liga 1, untuk edisi ACC Shopee Cup musim ini,” ujar Sekjen AFF, Winston Lee, seperti dikutip dari laman resmi PT LIB, Minggu (6/7/2025).

Penegasan Regulasi
Menurut AFF, aturan tersebut berlaku konsisten di seluruh negara peserta, termasuk Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Selain regulasi teknis, pihak AFF juga mempertimbangkan faktor komersial sesuai kesepakatan dengan mitra penyelenggara, SPORTFIVE dan Shopee, yang mensyaratkan partisipasi tim-tim papan atas demi daya tarik turnamen.

LIB berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di publik. “Proses pengajuan dilakukan sesuai prosedur dan komunikasi resmi. Keputusan akhir berada sepenuhnya di tangan AFF,” demikian pernyataan PT LIB.

Ketiadaan wakil Indonesia di ACC musim ini menjadi kemunduran setelah pada edisi sebelumnya, 2024/2025, dua klub Indonesia—PSM Makassar dan Borneo FC—berhasil ambil bagian. Saat itu, PSM melaju hingga semifinal sebelum disingkirkan Cong An Hanoi dari Vietnam, sedangkan Borneo FC terhenti di fase grup.

Dengan situasi ini, Indonesia harus menunggu musim berikutnya untuk kembali bersaing di panggung regional Asia Tenggara. (ihd)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur
Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka
Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 
Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0
Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen
Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:32 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:42 WIB

Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:12 WIB

Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB

Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0

Berita Terbaru