Tol Jogja-Solo Seksi Prambanan–Klaten Beroperasi, Tarif Masih Gratis

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Klaten — PT Jasamarga Jogja Solo mulai mengoperasikan Jalan Tol Solo–Yogyakarta Seksi Prambanan–Klaten sejak Rabu (2/7/2025). Ruas tol sepanjang 7,85 kilometer itu dibuka usai terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa pengoperasian ini menambah panjang tol fungsional Solo–Jogja yang kini mencapai 22,3 kilometer, dari total panjang keseluruhan 96,57 kilometer.

“Ruas Prambanan–Klaten telah rampung sejak akhir 2024 dan uji laik fungsi dilakukan pada Februari 2025. Saat ini tarif masih digratiskan hingga penetapan tarif resmi oleh Menteri Pekerjaan Umum,” ujar Rudy, Rabu.

Meski belum dikenai tarif, pihak operator tetap mengimbau pengendara untuk menyiapkan kartu uang elektronik saat melintas. Ruas tol ini akan tersambung langsung ke Jalan Raya Solo–Jogja dan diharapkan mempercepat arus kendaraan dari dan menuju wilayah Yogyakarta.

Pengendara yang keluar atau masuk melalui Gerbang Tol Klaten akan dikenai tarif yang sama seperti pengguna ruas baru Prambanan–Klaten setelah tarif resmi diberlakukan.

Tol Solo–Jogja merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional. Selain mempermudah konektivitas antarkota, proyek ini juga diharapkan menjadi penyangga utama mobilitas menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur. (ihd)

Berita Terkait

Menaker Dorong Peserta TIH Buktikan Kualitas dan Keunggulan Produk
125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi
Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan
Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Kemenag Perluas Digitalisasi, SIMKAH hingga Data GTK Masuk Agenda Cegah Korupsi
Wamendagri Bima Arya Minta Penanganan Banjir Bandang Solok Diperkuat, Normalisasi Jadi Fokus
Kemendagri-KemenPU Perkuat Transformasi Digital Pemda Lewat Integrasi SIPD-SIPASTI
Kemendagri Kawal Pembangunan Daerah, Inflasi hingga Pertumbuhan Ekonomi Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Menaker Dorong Peserta TIH Buktikan Kualitas dan Keunggulan Produk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

125 Truk Dilepas, Mendagri dan Menteri PKP Dukung Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Mendagri Tito Cek Program BSPS di Purwakarta, Dorong Percepatan Pelaksanaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ngariung di Purwakarta, Mendagri Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Kemenag Perluas Digitalisasi, SIMKAH hingga Data GTK Masuk Agenda Cegah Korupsi

Berita Terbaru