Penerbangan Haji Saudia Airlines di Kualanamu Lancar, Ancaman Bom Dinyatakan Hoaks

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Medan — Keberangkatan 442 jemaah haji kloter 12 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS-12) dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (18/6/2025), berlangsung lancar dan aman. Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5276 yang membawa para jemaah sempat diperiksa intensif setelah adanya ancaman bom yang diterima melalui surat elektronik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menjelaskan, pengamanan dilakukan oleh 45 personel Polresta Deli Serdang dibantu unsur TNI dari Kodim 0204/DS. Ratusan jemaah yang terdiri dari 207 pria dan 235 wanita diberangkatkan dari hotel menuju Bandara Kualanamu dengan pengawalan ketat dan diarahkan ke ruang tunggu keberangkatan di pintu 5 dan 6.

“Penerbangan pesawat SV-5276 menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 08.45 WIB berlangsung aman. Kami pastikan jemaah merasa nyaman dalam proses keberangkatan,” ujar Ferry.

Sebelumnya, sempat terjadi kekhawatiran setelah adanya ancaman bom yang diterima melalui email pada pukul 07.30 WIB. Email tersebut menyebut akan meledakkan pesawat Saudia Airlines SV-5276 yang tengah bersiap menerbangkan jemaah dari Jeddah ke Jakarta via Medan.

Namun, Kepala Polda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memastikan hasil pemeriksaan tim gabungan dari Jibom Brimob, Kodam I/Bukit Barisan, dan pasukan Paskhas TNI AU menyatakan bahwa tidak ditemukan benda mencurigakan di dalam pesawat.

“Pemeriksaan menyeluruh di kabin dan bagasi telah dilakukan. Hasilnya clear, tidak ditemukan indikasi bahan peledak,” ujar Whisnu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Faisa, mengatakan pihaknya juga menerima laporan dari PT Angkasa Pura terkait ancaman tersebut dan langsung melakukan koordinasi pengamanan bersama otoritas bandara dan aparat keamanan.

Situasi kembali normal dan seluruh jemaah diberangkatkan sesuai jadwal. Proses pemberangkatan turut disaksikan perwakilan dari Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Kementerian Agama Sumut, TNI-Polri, dan otoritas terkait lainnya. (ihd)

Berita Terkait

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Berita Terbaru