Mendagri: Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Bukan Militeristik, Tapi Bentuk Disiplin

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Magelang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, retret pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) bukan belajar menjadi militeristik. Namun, kegiatan tersebut justru membentuk kepala agar belajar berbagai nilai, salah satunya soal kedisiplinan.

“Nah, kita belajar dari Akmil bukan soal militeristiknya, tapi ada nilai-nilai penting yang juga berlaku di dalam dunia kehidupan swasta, soal disiplin, tepat waktu,” jelas Mendagri di hadapan awak media setelah membuka Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar Akmil Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2025).

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, pihaknya ingin membangun kedisiplinan kepala daerah melalui retret yang berlangsung mulai tanggal 21 hingga 28 Februari 2025 tersebut. Dengan pembekalan itu, kepala daerah diharapkan dapat disiplin selama menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Supaya nanti waktu dia di tempat kerja masing-masing, ketika membuat rapat jam misalnya jam 9, ya, betul-betul jam 9,” ujar Mendagri.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut kepala daerah juga diajarkan bagaimana menjaga kebersihan. Misalnya, kepala daerah harus memastikan kebersihan tempat tidur sebelum meninggalkan tenda.

Menurutnya, kedisiplinan dan kebersihan menjadi bagian penting yang juga diajarkan dalam dunia swasta. Apalagi bagi birokrasi yang tugasnya melayani masyarakat.

Selain itu, Mendagri menegaskan, retret juga berperan penting bagi para kepala daerah untuk saling kenal satu sama lain. Dirinya mengaku melihat langsung bagaimana antarkepala daerah saling berkomunikasi saat retret berlangsung. Pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah ruangan yang dapat dimanfaatkan para kepala daerah untuk saling berdiskusi. (wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bawa Musik Jawa ke Busan Performing Arts Festival 2026, Auranala Ditembus Dukungan Kemenbud dan LPDP
Satpol PP Demak Tertibkan 200 Lebih Bangunan di Sempadan Sungai Tuntang Lama
Susilo Teguh R Terima Penghargaan dari UBISA atas Kiprahnya di Kepolisian
Tiya Rima Hadirkan “Ada Aku”, Lagu tentang Menjadi Tempat Pulang bagi Mereka yang Sedang Berjuang
Tour “Hey Slank” Singgah di Purwokerto, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun
Polri Percepat Pembenahan Pendidikan dan Pelatihan, Berbasis Teknologi dan Ilmu Pengetahuan
Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital
Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 01:20 WIB

Bawa Musik Jawa ke Busan Performing Arts Festival 2026, Auranala Ditembus Dukungan Kemenbud dan LPDP

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

Satpol PP Demak Tertibkan 200 Lebih Bangunan di Sempadan Sungai Tuntang Lama

Selasa, 15 September 2026 - 16:10 WIB

Susilo Teguh R Terima Penghargaan dari UBISA atas Kiprahnya di Kepolisian

Sabtu, 12 September 2026 - 14:37 WIB

Tiya Rima Hadirkan “Ada Aku”, Lagu tentang Menjadi Tempat Pulang bagi Mereka yang Sedang Berjuang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Tour “Hey Slank” Singgah di Purwokerto, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun

Berita Terbaru