Wamendagri Ribka Haluk: Pemekaran Wilayah dan Pendidikan Harus Berjalan Seiring di Papua

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sorong – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong setiap provinsi di wilayah Papua agar memiliki perguruan tinggi yang representatif untuk menampung anak-anak Papua yang hendak belajar. Keberadaan infrastruktur ini penting termasuk bagi Daerah Otonom Baru (DOB) Papua.

Hal itu disampaikan Ribka pada Dialog Kebangsaan dalam Rangka Memperingati Hari Otonomi Khusus Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (21/11/2024).

Ribka menjelaskan, pesan tersebut sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. “Ini yang diharapkan oleh Bapak Presiden dan Bapak Menteri Dalam Negeri di setiap provinsi, baik daerah DOB maupun provinsi lain yang ada di Papua memang harus berdiri universitas-universitas representatif yang akan menampung anak-anak dari Papua untuk belajar,” katanya.

Mendirikan perguruan tingi, tambah Ribka, akan memudahkan anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan yang layak sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup. Sebab, selama ini mereka banyak yang mengandalkan Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura ketika hendak melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Padahal, mereka tak sedikit yang berasal dari luar Provinsi Papua sehingga jaraknya cukup jauh.

“Dari Barat ke sana, dari Selatan, dari mana-mana semua kumpul di Jayapura, ini juga memberikan beban-beban tersendiri untuk pemerintah daerah khusus yang ada di Provinsi Papua,” ujarnya.

Kehadiran perguruan tinggi di setiap provinsi, sambung Ribka, akan memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat dan daerah setempat. Selain itu, dari sisi keamanan, keberadaan perguruan tinggi yang jaraknya dekat dengan masyarakat juga akan terpantau lebih baik. “Ini yang dipesan oleh Bapak Menteri Dalam Negeri kami terus dorong supaya di daerah DOB ini harus berdiri universitas yang akan menampung anak-anak yang ada di sekitaran daerah itu,” tegasnya.

Di lain sisi, dia menegaskan, pemekaran wilayah di Papua merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan di daerah tersebut. Dengan pemekaran ini diharapkan pelayanan publik di daerah Papua berjalan lebih baik.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Perkuat Sinergi Pemda untuk Sukseskan Implementasi Wajib Halal
Kasatgas PRR Kawal Pemulihan Pascabencana Sumatera, Penanganan Dievaluasi Tiap Pekan
Pascabencana Sumatera, 4.922 Sekolah Kembali Gelar Pembelajaran
Ketua Umum TP PKK Ajak Keluarga Budayakan Olahraga untuk Generasi Emas 2045
Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri
Bima Arya Soroti Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Maju
TP PKK Berperan Strategis dalam Menjaga Kebersihan dan Menangani Persoalan Sampah
Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:10 WIB

Kemendagri Perkuat Sinergi Pemda untuk Sukseskan Implementasi Wajib Halal

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Kasatgas PRR Kawal Pemulihan Pascabencana Sumatera, Penanganan Dievaluasi Tiap Pekan

Rabu, 23 September 2026 - 17:54 WIB

Pascabencana Sumatera, 4.922 Sekolah Kembali Gelar Pembelajaran

Rabu, 23 September 2026 - 14:26 WIB

Ketua Umum TP PKK Ajak Keluarga Budayakan Olahraga untuk Generasi Emas 2045

Selasa, 22 September 2026 - 22:56 WIB

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Berita Terbaru