Ahmad Sabiq: Pendataan Sosial-Ekonomi Penting untuk Mengurangi Anak Tidak Sekolah di Banyumas

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banyumas – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Ahmad Sabiq menanggapi terkait tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Banyumas. Menurutnya, pemerintah daerah harus segera melakukan pendataan menyeluruh untuk mengidentifikasi anak-anak yang tidak bersekolah, termasuk alasan mereka putus sekolah.

Pendataan tersebut harus mencakup faktor-faktor sosial, ekonomi, budaya, dan geografis yang memengaruhi akses pendidikan. “Data yang akurat dan terperinci menjadi dasar penting untuk memahami masalah secara komprehensif dan merancang intervensi yang tepat sasaran,” ujarnya melalui sambungan seluler, Sabtu, (16/11/2024).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas jumlah Anak Tidak Sekolah sesuai Dapodik (Data Pokok Pendidikan) tahun 2024 sebanyak 15.229 orang yang tersebar di 27 kecamatan se-Kabupaten Banyumas.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) ini manegaskan bahwa masalah Anak Tidak Sekolah ini harus diselesaikan melalui kebijakan yang berbasis evidence, sehingga program yang dirancang tidak hanya bersifat sementara tetapi juga mampu memberikan solusi berkelanjutan.

“Pendekatan berbasis bukti akan meningkatkan efektivitas program, memastikan alokasi sumber daya yang efisien, dan memberikan dampak nyata terhadap pengurangan angka anak tidak sekolah. Identifikasi itu tugas pemerintah sebelum sampai ke produk kebijakan, kebijakannya harus berbasis evidence lebih dahulu,” tegasnya.

Terakhir, Ahmad Sabiq kembali mengingatkan bahwa kolaborasi lintas sektor itu perlu, tapi semuanya harus diawali dengan indentifikasi yang akurat dan menyeluruh. (Denis)

Berita Terkait

Program TMMD Wonosobo Selesai, Infrastruktur Desa Trimulyo Meningkat
Kades Purwasaba Dikeroyok Puluhan Orang Pasca-Demo
Danrem 072/Pamungkas: Jembatan Garuda Permudah Akses dan Mobilitas Warga Desa
Rumah Baca Pintar Pekalongan Hadirkan Ngabuburead, Wadah Edukatif Anak Mengisi Waktu Menjelang Berbuka
Tim Wasev Pastikan Pekerjaan TMMD di Wonosobo Tepat Waktu dan Berkualitas
Arus Deras Sungai Senowo Seret Kendaraan Tambang, Aktivitas Penambangan Terhenti Total
Kodim 0707/Wonosobo Optimalkan TMMD Melalui Edukasi Hukum, Kesehatan, dan UMKM
Momentum HPSN 2026, Wonosobo Perkuat Gerakan Indonesia ASRI melalui Aksi Nyata Bersih Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:11 WIB

Program TMMD Wonosobo Selesai, Infrastruktur Desa Trimulyo Meningkat

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:21 WIB

Kades Purwasaba Dikeroyok Puluhan Orang Pasca-Demo

Senin, 9 Maret 2026 - 22:19 WIB

Danrem 072/Pamungkas: Jembatan Garuda Permudah Akses dan Mobilitas Warga Desa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:51 WIB

Rumah Baca Pintar Pekalongan Hadirkan Ngabuburead, Wadah Edukatif Anak Mengisi Waktu Menjelang Berbuka

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:50 WIB

Tim Wasev Pastikan Pekerjaan TMMD di Wonosobo Tepat Waktu dan Berkualitas

Berita Terbaru