Lampung Menjadi Primadona Wisata, Pj Gubernur Samsudin Sebut Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi di 2024

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengajak masyarakat Lampung perantauan ikut memajukan Lampung dengan memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai partisipasi pembangunan, seperti berkontribusi dalam mempromosikan daerah, berinvestasi dan menyampaikan ide-ide pembangunan.

Hal itu disampaikan Samsudin saat menghadiri Silaturahmi Bersama Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan, di Aula Badan Penghubung Provinsi Lampung, Jakarta Barat, Rabu (13/11/2024) malam.

“Dengan terjalinnya silaturahmi yang semakin erat, kita bisa saling berbagi informasi, pengalaman, dan peluang untuk memajukan Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung selalu terbuka bagi ide-ide konstruktif dari semua pihak, khususnya yang dapat memperkuat posisi Lampung dalam peta pembangunan nasional,” ujar Samsudin.

Samsudin mengatakan masyarakat Lampung yang berada di perantauan, memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan daerah Lampung.

Menurutnya, baik dalam bentuk ide, investasi, maupun dukungan lainnya, sangat membantu dalam mendorong kemajuan Lampung. “Saya minta yang ingin berinvestasi silahkan. Silahkan membangun Lampung, supaya PAD Lampung semakin meningkat,” katanya.

Samsudin menyampaikan pertumbuhan ekonomi Lampung berada diangka sebesar 4,8 persen (y-on-y) pada triwulan II tahun 2024.

Kemudian, Dia menyebut grafik masyarakat luar daerah yang datang ke Lampung juga semakin meningkat.

“Kalau sudah hari Jumat, Sabtu dan Minggu itu semua hotel sudah penuh. Lampung sudah menjadi tempat kedatangan orang dan menjadi primadona,” katanya.

Untuk itu, Samsudin mengajak para saudara masyarakat Lampung perantauan untuk bisa menyumbangkan pemikiran-pemikiran dalam upaya membangun Lampung menjadi lebih baik lagi.

Dia mendorong agar semua bergandengan tangan memacu pertumbuhan ekonomi Lampung dan mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Tentunya lima tahun ke depan mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi Lampung terus dipacu sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen,” ujarnya.

Samsudin berharap ke depan Lampung harus lebih maju lagi, agresif dalam pembangunan dan inovatif.

“Mari bersama membangun jaringan komunikasi yang kuat dan mengirimkan program-program untuk Lampung,” katanya.

Hadir pada kesempatan itu, Mantan Pj. Gubernur Lampung 2003-2004 Tursandi Alwi, Direktur Bisnis Strategis PT Asuransi Jasa Indonesia Syah Amondaris, dan Ibnu Hasan selaku Asisten Deputi Olahraga Penyandang Disabilitas.(Rian)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lampung Juara I TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik
Kementrian Keuangan: Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemnaker Pastikan Hak dan Kewajiban Peserta MagangHub Terpenuhi
Rakor Regional Barat, TP PKK Lampung Perkuat Tata Kelola Kelembagaan
Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:19 WIB

Lampung Juara I TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Kementrian Keuangan: Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Berita Terbaru