Klarifikasi Harun Mustafa Nasution: Tudingan Ijazah Palsu Tidak Berdasar, Teman Sekolah Bersaksi

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Mandailing Natal II – Calon Bupati (Cabup) nomor urut 1 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H Harun Mustafa Nasution memberikan klarifikasinya atas laporan terhadap dirinya yang dituding memberikan surat keterangan palsu.

Dan diketahui tudingan ini didasari oleh penggunaan Ijazah SMA Negeri 1 Panyabungan yang digunakan Harun saat mendaftar ke KPU Madina mencalon Bupati Madina 2025-2030.

H Harun Mustafa Nasution yang tiba di kantor Bawaslu Madina sekira pukul 14.30 wib. Menurut Harun kedatangan ke kantor Bawaslu Madina bersama teman-teman sekolahnya ini untuk memberikan klarifikasi atas tudingan yang dilaporkan oleh Henri Husein Nasution.

“Saya datang untuk memberikan klarifikasi. Saya bersama sahabat-sahabat saya ketika bersekolah. Saya memang sejak kelas satu SMA bersekolah di SMA Williem Iskandar Tano Bato. Namun, kelas 2 saya pindah ke Panyabungan, tepatnya SMA Negeri Panyabungan,” ungkap Harun usai memberikan klarifikasi kepada Bawaslu Madina, didampingi sahabat-sahabat sekolahnya, Selasa (12/11/2024).

Harun tak menampik adanya laporan ini, politisi partai besutan Prabowo Subianto ini menyebutkan bahwa laporan yang ditujukan kepadanya memberikan semangat baru untuk dirinya agar masyarakat Madina juga bisa paham dan lebih mengenal dirinya.

Semua ada hikmahnya, dari pencalonan ini akhirnya ia mengaku bisa kembali bertemu dan mengumpulkan sahabat-sahabat sekolahnya sewaktu di bangku SMA dulu.

“Setidaknya 39 tahun kami berpisah, akhirnya dengan perhelatan ini bisa bersilaturahmi kembali. Semoga perjuangan ini memberikan berkah untuk perubahan di Madina yang kita sayangi,” tutur Harun.

Pantauan wartawan ada dua sahabat sekolah SMA Harun yang turut memberikan klarifikasi ke Bawaslu Madina yakni Hasyim dan Hakimah.

Hasyim yang merupakan teman sebangku dari Harun yang juga turut memberikan klarifikasi menyatakan sejak kelas 2 SMA semester pertama, Harun merupakan teman yang baik di SMA Negeri Panyabungan.

“Harun adalah teman sebangku saya ketika kelas 2 SMA. Harun dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah. Murah senyum dan selalu senang bercanda dan suka menolong teman.

Karena itu imbuhnya, saya merasa terpanggil ketika ada yang mengatakan Harun bukan alumni SMA Negeri Panyabungan.

Sementara itu Hakimah juga menjelaskan bahwa dirinya merupakan teman satu sekolah Harun. Bahkan dia pun mengatakan dirinya dan Harun selalu bersama-sama naik angkutan kota (angkot) ketika pergi dan pulang sekolah.

“Harun ini teman sekolah saya. Ketika Ebtanas dulu, Harun duduk di belakang bangku saya. Saya dari Kayu Laut dan Harun dari Purba. Kami selalu sama satu angkot.”terangnya.

Hakimah pun menguraikan, tadi saat memberikan klarifikasi sudah disumpah untuk memberikan klarifikasi ataupun kesaksian bahwa Harun memang bersekolah dan tamat di SMA Negeri 1 Panyabungan.

Disampaikan Hakimah yang juga merupakan warga Kayu Laut. Dirinya meluangkan waktu untuk memberikan klarifikasi untuk Harun langsung terbang dari Jakarta walaupun dalam keadaan berduka.

“Kebetulan saya ketika mendengar adanya laporan ini, saya pun langsung terbang dari Jakarta. Walaupun saat ini dalam suasana berduka. Karena Harun dari sejak sekolah dulu, sudah dikenal baik dan dermawan,”ungkap Hakimah. (*)

Berita Terkait

BPDP Tingkatkan Kompetensi 87 Pekebun Sawit Labusel, Produktivitas Naik
Rivay Bakkara Kembali Pimpin SMSI Siantar-Simalungun, Terpilih secara Aklamasi
Bukan Sekadar Toko, Gerai UMKM Syariah Sergai Jadi Rumah Baru Bagi Pelaku UMKM Lokal
Wagub Sumut Dorong Peningkatan Layanan Anak Lewat Revitalisasi UPTD Gunungsitoli
AMPHIBI Soroti Ancaman Limbah di Kawasan Mangrove saat Aksi Tanam 500 Bibit di Deli Serdang
Program Beasiswa Pendidikan Yayasan Gerakan Sumut Bergiat Resmi Diluncurkan
Menteri Ekraf Apresiasi Opera dan Konser Musik Tona Sian Huta di Tapanuli Utara
Penertiban PETI oleh Gubernur Sumut Dinilai Wujud Komitmen Selamatkan Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:42 WIB

BPDP Tingkatkan Kompetensi 87 Pekebun Sawit Labusel, Produktivitas Naik

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Rivay Bakkara Kembali Pimpin SMSI Siantar-Simalungun, Terpilih secara Aklamasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Bukan Sekadar Toko, Gerai UMKM Syariah Sergai Jadi Rumah Baru Bagi Pelaku UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:25 WIB

Wagub Sumut Dorong Peningkatan Layanan Anak Lewat Revitalisasi UPTD Gunungsitoli

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:00 WIB

AMPHIBI Soroti Ancaman Limbah di Kawasan Mangrove saat Aksi Tanam 500 Bibit di Deli Serdang

Berita Terbaru