Validitas Data sebagai Kunci, Wamendagri Bima Arya Bicara Pelayanan Dukcapil

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya validitas dan keamanan data pada pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pihaknya menekankan, Dinas Dukcapil memiliki peran yang sangat strategis untuk memastikan pelayanan dasar kependudukan terpenuhi secara maksimal. Kualitas pelayanan tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi dan keamanan.

“Ini soal akurasi, validitas, kapasitas, dan juga security, karena itu saya ada di sini juga mengikuti menjalankan perintah dari Pak Menteri (Menteri Dalam Negeri) untuk memastikan hal-hal tersebut,” katanya di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Bima juga menyampaikan pentingnya mengakselerasi transformasi digital dalam pelayanan publik, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi Single Identity Number. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan yang lebih efisien dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Jadi, pelayanan dasar terpenuhi dengan baik dan dipastikan keamanan, kapasitas terpenuhi, sembari juga melakukan updating dari progres rencana kita menerapkan SPBE, yang nanti ada Single One Admission Number, semua itu harus diakselerasi,” ujarnya.

Hal tersebut sejalan dengan visi Kemendagri dalam upaya yang berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dari segi peningkatan kualitas validitas data, infrastruktur, dan keamanan. “Tidak mungkin pelayanan dasar itu terpenuhi secara maksimal kalau pertama datanya tidak valid, yang kedua tidak didukung oleh kapasitas atau infrastruktur, yang ketiga security-nya tidak terjamin,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga berbagi pengalamannya saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bogor. Dirinya mengaku sering pergi ke Dinas Dukcapil Kota Bogor untuk mengurus berbagai keperluan kependudukan sebagai wujud dari pelayanan kepada masyarakat. “Dukcapil di sini [saya] baru, tapi kalau Dukcapil di Kota Bogor rasanya setiap minggu juga nongkrong di sana,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos
Simbol Penghormatan Budaya: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Piala PIKI Awards 2026
Jaga Daya Beli Masyarakat: Kemendagri Instruksikan Pemda Perketat Pemantauan Komoditas Gejolak
Patuhi Falsafah Adat Basandi Syarak: Wamendagri Ajak Bundo Kanduang Jaga Kelestarian Nilai Minangkabau
Perkuat Sinergi Kelembagaan: Tri Tito Karnavian Minta Pemda Terapkan Integrasi Raker Pusat dan Daerah
Perkuat Eksistensi Wastra Nusantara: Dekranas Siapkan Langkah Strategis Dampingi Perajin Tenun Gringsing
Optimalisasi Otonomi Daerah: Kemendagri Dorong Penguatan Manajerial dan Inovasi Kepemimpinan Lokal
Wujudkan Hunian Terjangkau: Mendagri Instruksikan Pemda Permudah Izin Pembangunan Rumah MBR

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Simbol Penghormatan Budaya: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Piala PIKI Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Jaga Daya Beli Masyarakat: Kemendagri Instruksikan Pemda Perketat Pemantauan Komoditas Gejolak

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Patuhi Falsafah Adat Basandi Syarak: Wamendagri Ajak Bundo Kanduang Jaga Kelestarian Nilai Minangkabau

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Perkuat Sinergi Kelembagaan: Tri Tito Karnavian Minta Pemda Terapkan Integrasi Raker Pusat dan Daerah

Berita Terbaru