Poin-Poin Penting Dalam Koordinasi antara Pemda, KPUD, dan Bawaslu untuk Pilkada Serentak 2024

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Horas Maurits Panjaitan menegaskan, koordinasi dan kolaborasi antarseluruh pihak terkait menjadi kunci menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Jawa, yang berlangsung di Kesultanan Ballroom, Hotel Ambarrukmo, Yogyakarta, Rabu (21/8/2024).

Dalam sambutannya, Maurits mengingatkan, koordinasi antara pemerintah daerah (Pemda), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan aparat keamanan harus terus diperkuat untuk memastikan kelancaran seluruh proses Pilkada. “Kami [Kemendagri] siap untuk bisa tentunya memfasilitasi, terutama yang berkaitan dengan fasilitas kecukupan dan kesiapan anggaran dan juga pendanaan Pilkada Serentak 2024,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maurits menekankan bahwa salah satu aspek krusial dalam Pilkada Serentak adalah kecukupan dan kesiapan anggaran. Karena itu, dirinya menekankan kepada Pemda agar segera menyalurkan anggaran Pilkada, baik untuk KPUD dan Bawaslu, maupun kebutuhan pengamanan yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Maurits menjelaskan, Pilkada Serentak 2024 merupakan momen penting dalam sejarah pemerintahan Indonesia lantaran untuk pertama kalinya digelar serentak seluruh daerah. “Pilkada Serentak 2024 ini tentunya pertama kali dilakukan, ini merupakan sejarah, yang tujuannya sebenarnya dalam rangka untuk mewujudkan yaitu sinkronisasi program [pemerintah] pusat dan daerah,” ujar Maurits.

Dalam rapat tersebut, Maurits mengapresiasi Pemda di wilayah Jawa yang telah menyalurkan 100 persen anggaran untuk KPUD dan Bawaslu. Namun, ia juga mencatat bahwa masih ada anggaran untuk TNI dan Polri yang belum terealisasi sepenuhnya.

Di akhir sambutannya, Maurits mengimbau Pemda yang belum sepenuhnya menyalurkan anggaran Pilkada agar segera menyelesaikannya. “Melalui forum yang berbahagia ini, mari kami mengimbau [Pemda] untuk segera mencairkan terutama pendanaan untuk Pilkada, [sesuai] Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), terkait dengan pengamanan,” tandasnya. (wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Balita Korban Kasus Daycare di Yogyakarta Alami Stunting, Orang Tua Soroti Dugaan Kurang Asupan Gizi
Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak
Wamendagri Bima Arya: Program Pemerintah Harus Terasa Manfaatnya oleh Masyarakat
Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat
UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026
“Ciptakan Gula agar Orang Datang Sendiri”, Pesan Mentrans untuk Pengembangan Kawasan
Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:17 WIB

Balita Korban Kasus Daycare di Yogyakarta Alami Stunting, Orang Tua Soroti Dugaan Kurang Asupan Gizi

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:17 WIB

Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WIB

UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026

Berita Terbaru