Banten Capai Peringkat 4 IPP 2024, Gubernur Terima Penghargaan

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Provinsi Banten menempati Peringkat 4 nasional dalam Indek Pembangunan Pemuda Indonesia (IPP) 2024 pada domain kesehatan dan kesejahteraan dengan nilai 53,33 poin. Atas capaian itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar raih penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Ario Bimo Nandito Ariotedjo pada Launching Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia 2024 di Yogyakarta, Senin (5/8/2024).

Pelayanan kepemudaan Pemerintah Provinsi Banten mengalami trend positif dengan meningkatnya IPP dari 52,17 poin di tahun 2023 menjadi 53,33 poin pada tahun 2024.

Sebagai informasi, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) adalah sebuah instrumen untuk memberikan gambaran kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia. Kehadiran Website IPP Indonesia ini dapat menjadi rujukan bagi kebijakan dan strategi pembangunan pemuda di Indonesia. Selain itu website ini diharapkan dapat pula menjadi acuan dalam rangka koordinasi lintas sektor penyelenggaraan kepemudaan, baik pada tingkat pusat maupun daerah sebagaimana tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

Indikator IPP meliputi bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi. Bidang pendidikan: rata-rata lama sekolah, Angka Partisipasi Kasar (APK) sekolah menengah, serta APK perguruan tinggi. Bidang kesehatan dan kesejahteraan meliputi angka kesakitan pemuda, persentase korban kejahatan, persentase pemuda yang merokok, serta persentase remaja perempuan yang sedang hamil.

Bidang lapangan dan kesempatan kerja meliputi; persentase pemuda wirausaha kerah putih dan tingkat pengangguran terbuka. Bidang partisipasi dan kepemimpinan meliputi; persentase pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, persentase pemuda yang aktif dalam organisasi, serta persentase pemuda yang memberikan saran atau pendapat dalam rapat. Bidang gender dan diskriminasi meliputi; angka perkawinan usia anak, persentase pemuda perempuan berusia 16–24 tahun yang sedang menempuh pendidikan tingkat SMA ke atas, serta persentase pemuda perempuan yang bekerja di sektor formal.(Wan)

Sumber:  Adpim

Berita Terkait

Dampak Positif Piala Gubernur Banten: Semangat Olahraga Hidupkan Industri UMKM Masyarakat
Transformasi Pesantren: Wagub Banten Dorong Lembaga Keagamaan Jadi Pusat Literasi dan Ketahanan Moral
Cintai Budaya Daerah Sejak Dini, Pemprov Banten Dorong Pencak Silat Masuk Lingkungan Sekolah
Inovasi Komunitas Berbasis Warga: Kampung Jimpitan Jadi Rujukan Nasional Penguatan Literasi dan Lingkungan
Forprov II Banten 2026: Dorong Masyarakat Bugar Sekaligus Pacu Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
Warisi Nama Besar Pendahulu, Gubernur Andra Soni Dorong Sineas Muda Banten Terus Berkarya
Green Policing, Polda Banten dan Jajaran Tanam 1.000 Pohon
Milad ke-8 PUB dan Baduy Lestari, Perkumpulan Urang Banten Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Dampak Positif Piala Gubernur Banten: Semangat Olahraga Hidupkan Industri UMKM Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Transformasi Pesantren: Wagub Banten Dorong Lembaga Keagamaan Jadi Pusat Literasi dan Ketahanan Moral

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Cintai Budaya Daerah Sejak Dini, Pemprov Banten Dorong Pencak Silat Masuk Lingkungan Sekolah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Inovasi Komunitas Berbasis Warga: Kampung Jimpitan Jadi Rujukan Nasional Penguatan Literasi dan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Forprov II Banten 2026: Dorong Masyarakat Bugar Sekaligus Pacu Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Bakpia Day ke-14 Yogyakarta Digelar Meriah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:21 WIB