Puluhan Pegawai Bank Terkemuka AS Dipecat, Tepergok Gunakan Keyboard Palsu

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Puluhan pegawai bank terkemuka Amerika Serikat, Wells Fargo, dipecat setelah tepergok pura-pura bekerja dengan menggunakan keyboard palsu. Praktik ini diduga semakin marak sebagai efek lanjutan pandemi Covid-19 yang telah membiasakan banyak perusahaan dengan sistem kerja dari rumah (WFH).

Melansir dari BBC, Rabu (26/6/2024), sejak 2022, Wells Fargo telah menerapkan sistem kerja hybrid. Karyawan tidak diwajibkan selalu hadir di kantor dan dapat bekerja dari rumah selama beberapa hari dalam sepekan.

Untuk mengawasi aktivitas karyawan yang bekerja dari jarak jauh, perusahaan menggunakan berbagai alat canggih yang mampu melacak penekanan tombol, pergerakan mata, mengambil tangkapan layar, dan mencatat situs web yang dikunjungi.

Namun, beberapa karyawan menggunakan alat untuk menghindari pengawasan tersebut, termasuk perangkat bernama ‘mouse jigglers‘. Alat ini mampu membuat mouse komputer bergerak secara acak sehingga layar tetap aktif meski pengguna tidak bekerja.

Perangkat pemalsu aktivitas kerja ini dapat ditemukan di berbagai situs e-commerce seperti Amazon, dengan harga tidak lebih dari US$ 10 atau sekitar Rp164.360 (kurs Rp16.436 per dolar AS).

Belum jelas bagaimana Wells Fargo mengungkap kecurangan ini atau apakah masalah ini terjadi khusus saat WFH. Namun, perusahaan dengan tegas melarang aktivitas semacam ini.

“Wells Fargo menjunjung standar tertinggi bagi karyawannya dan tidak menoleransi perilaku tidak etis,” ujar juru bicara perusahaan.

Hingga kini belum diketahui pasti jumlah karyawan yang dipecat akibat ketahuan berpura-pura bekerja menggunakan keyboard palsu. Namun, laporan Wells Fargo kepada Otoritas Regulasi Industri Keuangan AS menyebutkan bahwa puluhan karyawan telah diberhentikan.

BBC mengonfirmasi setidaknya enam kasus karyawan yang dipecat setelah peninjauan, serta satu kasus di mana seorang karyawan mengundurkan diri saat diperiksa terkait aktivitas pura-pura kerja ini. (*)

Berita Terkait

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”
Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Sambut Myanmar sebagai Peserta ke-13
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Tengah Ketegangan dengan Houthi
Trump Janji Berikan 5.000 Dolar bagi Tiap Warga AS Kalau Menang Pemilu 
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan dalam Pertemuan G20 FMCBG
Wali Nanggroe Dirawat di Penang, Mendagri Bawa Salam dan Doa Presiden
Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz
Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:07 WIB

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Selasa, 22 September 2026 - 20:09 WIB

Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Sambut Myanmar sebagai Peserta ke-13

Selasa, 15 September 2026 - 20:44 WIB

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Tengah Ketegangan dengan Houthi

Kamis, 10 September 2026 - 18:29 WIB

Trump Janji Berikan 5.000 Dolar bagi Tiap Warga AS Kalau Menang Pemilu 

Rabu, 2 September 2026 - 15:52 WIB

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan dalam Pertemuan G20 FMCBG

Berita Terbaru