Pesan Mendagri Tito Karnavian di Iduladha: Mengedepankan Empati dan Pembinaan Diri

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, perayaan Iduladha 1445 Hijriah/2024 Masehi merupakan momentum untuk meningkatkan iman dan berbagi empati kepada sesama, khususnya masyarakat yang kurang mampu. Hal ini ditekankan Mendagri saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Hewan Kurban Mendagri kepada Panitia Kurban Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Halaman Masjid An-Nuur Kemendagri, Jakarta, Rabu (19/6/2024).

“Daging hewan kurbannya diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu, sehingga dari semula ritualnya adalah sebagai ujian, tes. Yang kedua adalah menjadi lebih dominan gotong royong kesetiakawanan sosial, membantu orang yang sulit, di samping tetap pada tes juga yaitu di tengah kesulitan tetap berkurban bagi yang mampu,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan, melalui momentum perayaan Iduladha ini, para aparatur sipil negara (ASN) bisa mengambil pelajaran dalam hal pembinaan diri yang lebih baik. Terutama dalam hal tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki untuk hal-hal yang merugikan organisasi dan masyarakat. Apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang cepat viral dan tersedianya informasi yang serbatransparan.

“Bagi saya momentum penyerahan hewan kurban ini bukan momentum sekadar ritual kegiatan tahunan di depan masjid ini di Kemendagri, kemudian difoto-foto masuk viral, bahwa ada penyelenggaraan kurban. Tidak, bagi saya ingin mengambil momentum ini untuk mengingatkan kita semua termasuk saya juga, untuk betul-betul meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Mendagri menegaskan, daging kurban yang dibagikan merupakan bentuk kesetiakawanan kepada sesama manusia (hablun minannas). Selain itu juga sebagai momentum untuk mengedepankan adab dalam penyembelihan hewan.

“Kita juga meskipun dia menjadi bagian kita untuk menunaikan pahala, kita berempati juga kepada hewan itu, di mana kalau seandainya dia menghadapi kematian dengan dipotong. Terima kasih banyak kepada seluruh panitia, Pak Sekjen dan semua pihak, mudah-mudahan apa yang kita kerjakan hari ini mendapat barokah dari Allah SWT,” tandasnya.

Sebagai informasi, Kemendagri dan BNPP berhasil mengumpulkan sebanyak 743 hewan kurban yang terdiri dari 360 ekor sapi dan 383 ekor kambing. Akumulasi hewan kurban ini berasal dari seluruh komponen di lingkup Kemendagri dan BNPP, serta akan diserahkan kepada golongan masyarakat yang berhak. Selain itu, di akhir acara tersebut ada pemberian santunan bagi anak-anak yatim dan para mustahik.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

SMSI Hadirkan Optimime dan Teguh Gelorakan Idealisme Desa
Wamendagri Bima Arya: Pemerintah Kota Harus Adaptif Hadapi Tantangan Urbanisasi
Bantuan Presiden untuk Korban Gempa NTT, Mendagri Tito Terjunkan Tim Asistensi
Mendagri Tito Perkuat Penanganan Gempa NTT, Pastikan Adminduk hingga Bantuan Presiden Berjalan
Dukcapil Bergerak Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, 3.055 Dokumen Diterbitkan
Dekranas Apresiasi Karya Kreatif DWP BIN di Pameran Roepa Merdeka
HUT ke-187 GPIB Immanuel, Bima Arya Soroti Tantangan Menjaga Nilai di Era Teknologi
Kemnaker Dorong Kerja Sama ILO untuk Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:04 WIB

SMSI Hadirkan Optimime dan Teguh Gelorakan Idealisme Desa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Wamendagri Bima Arya: Pemerintah Kota Harus Adaptif Hadapi Tantangan Urbanisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Bantuan Presiden untuk Korban Gempa NTT, Mendagri Tito Terjunkan Tim Asistensi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Dukcapil Bergerak Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, 3.055 Dokumen Diterbitkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Dekranas Apresiasi Karya Kreatif DWP BIN di Pameran Roepa Merdeka

Berita Terbaru