Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sampaikan Belasungkawa dan Santunan Kepada Keluarga Penyelenggara Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia

Jumat, 23 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Serang, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan takziah sampaikan bela sungkawa kepada keluarga para petugas Penyelenggara Pemilu 2024 di Kabupaten Serang yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, baik itu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Al Muktabar juga sampaikan sejumlah santunan keluarga petugas yang meninggal.

“Tadi kita bertemu dengan keluarga para pejuang dan penggiat demokrasi yang bertugas dalam pelaksanaan Pemilu di 14 Februari 2024 yang telah mendahului kita,” ungkap Al Muktabar usai bertakziah di kediaman Alm. Budi Hermawan Anggota KPPS TPS 13 di Perumahan Taman Ciruas Permai Blok J2 No.54, Rt. 004/004 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Jumat (23/2/2024).

“Kita juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan,” sambungnya.

Selanjutnya, Al Muktabar berharap santunan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten dapat menjadi sebuah bentuk kebersamaan dan bentuk pemerintah hadir.

“Mudah-mudahan ini bagian kebersamaan kita dan mohon untuk tidak dilihat dari nilainya, tapi dilihat kebersamaannya pemerintah hadir bersama masyarakat. Dan semoga ini dapat membantu meringankan keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Sebagai informasi, untuk di Kabupaten Serang Pj Gubernur Banten Al Muktabar memberikan santunan kepada 3 keluarga Penyelenggara Pemilu yang telah gugur setelah melaksanakan tugasnya. Diantaranya keluarga alm. Budi Hermawan Anggota KPPS di TPS 13 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, keluarga Alm. Heri Hermawan, Ketua KPPS TPS 09 Desa Bojot, Kecamatan Jawilan dan keluarga Alm. Supardi Pengawas TPS 13, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal.

Adapun santunan yang diberikan, diantaranya santunan kematian sebesar Rp.5 juta, bantuan sembako, dan dokumen kependudukan.

Sementara, Ketua PPK Kecamatan Ciruas Mahromi Saputra mengatakan, sebelumnya meninggal dunia, Alm. Budi Hermawan sempat dirawat di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara Serang pada Jumat (16/2).

“Almarhum menjadi petugas ketertiban TPS 013 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas. Dan pada saat penghitungan suara beliau telah merasa kurang enak badan dan meminta izin untuk beristirahat serta pulang kerumah,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

PPNS Se-Pandeglang Diberi Pembekalan Implementasi KUHAP Nomor 20 Tahun 2025
Pemkot Cilegon Perindah Kawasan Monumen SMSI dengan Penanaman Pohon Baru
Wagub Dimyati: Kejurda Sepakbola Mini Harus Jadi Ajang Lahirkan Juara
Generasi Muda Banten Kian Melek Aksara, Angka Literasi Tembus 99,95 Persen
Wagub Dimyati Ingin Bedug Mengawali Acara Resmi sebagai Identitas Budaya
Tradisi Ngadu Bedug Jadi Identitas Banten yang Harus Terus Dijaga
Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan Pengelola Tol untuk Tingkatkan Infrastruktur dan Layanan
PWI Banten, SMSI, dan JBS Cilegon Salurkan Hewan Kurban kepada Wartawan dan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:41 WIB

PPNS Se-Pandeglang Diberi Pembekalan Implementasi KUHAP Nomor 20 Tahun 2025

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB

Pemkot Cilegon Perindah Kawasan Monumen SMSI dengan Penanaman Pohon Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:28 WIB

Wagub Dimyati: Kejurda Sepakbola Mini Harus Jadi Ajang Lahirkan Juara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:46 WIB

Generasi Muda Banten Kian Melek Aksara, Angka Literasi Tembus 99,95 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:44 WIB

Wagub Dimyati Ingin Bedug Mengawali Acara Resmi sebagai Identitas Budaya

Berita Terbaru