Gubernur Arinal Panen Kopi Arabika Sistem Pagar dan Temu Lapang bersama Petani Kopi

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Lampung Barat, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan Panen Kopi Arabika Sistem Pagar dan Temu Lapang bersama Petani Kopi di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (30/1/2024).

Panen tersebut hasil pembinaan Pemprov Lampung melalui Dinas Perkebunan dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas kopi rakyat. Hal itu dilakukan dengan pengembangan tanaman kopi jenis Arabika dengan sistem pagar.

Melalui sistem pagar ini pemanfaatan lahan dipergunakan seefesien mungkin, dimana jarak antar tanaman sekitar 1 meter tiap baris dan jarak setiap baris 2,5 meter.

Setiap 1 hektar lahan dapat ditanam sebanyak 4000 batang kopi dibandingkan sistem penanaman secara konvensional yang hanya 1.600 batang perhektarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal mengatakan bahwa panen kopi Arabika ini bukti keberhasilan dan jerih payah para petani di Lampung Barat, khususnya di Sekincau.

Gubernur Arinal berpendapat kopi Arabika dari daerah Sekincau ini dikenal dengan kualitasnya yang sangat tinggi dan menjadi kebanggaan bagi Provinsi Lampung.

Kualitas kopi Arabika yang dihasilkan tidak hanya memberikan kebanggaan lokal, tetapi juga membawa nama baik Lampung di tingkat nasional dan internasional.

“Ini adalah bukti bahwa pertanian kita memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” ujarnya.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa dalam Agenda Kerja Utamanya telah ditetapkan beberapa Program Utama pembangunan sub-sektor perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa Program Utama tersebut yaitu Program Kartu Petani Berjaya (KPB), Revitalisasi lada, Meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya serta Mencegah dan memberantas peredaran pupuk palsu.

Seperti diketahui, dalam mendukung Agenda Kerja Utama (AKU) Meningkatkan Daya Saing Kopi, Kakao dan Komoditas Unggulan lainnya, yaitu Peningkatan Produksi Tanaman Perkebunan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk produksi kopi sebesar 121.340 ton di Tahun 2024, telah dilakukan beberapa kegiatan.

Kegiatan tersebut diantaranya yaitu Peremajaan Tanaman Kopi, Rehabilitasi Tanaman Kopi, Intensifikasi Tanaman Kopi, Uji Coba Intercroping Kopi-Lada, Pengembangan Sumber Benih Kopi (Kebun Entres), Perlindungan Tanamannya, Pengembangan Sumber air, Penguatan Kelembagaan Petani Kopi, Pengolahan dan Pasca Panen Kopi serta Pengembangan Budidaya Kopi dengan Sistem Pagar.

Gubernur Arinal mengucapkan terima kasih kepada para petani, kelompok tani serta seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan panen kopi Arabika ini.

“Saya merasa bangga kepada para petani kopi Lampung Barat yang sukses meningkatkan produksi kopi menjadi berkali-kali lipat,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan sub sektor perkebunan di Provinsi Lampung dapat terus meningkat, baik produksi dan produktivitasnya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani, peningkatan nilai ekspor yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani.

Gubernur Arinal juga berharap pembinaan kepada petani kopi Lampung Barat dapat terus berlanjut.

Pj. Bupati Lampung Barat Nukman mengatakan panen kopi arabika ini menunjukan bahwa Lampung kedepan akan menjadi bagian dari produsen kopi arabika nasional.

Ia mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang setiap tahunnya telah mengalokasikan beberapa kegiatan terkait kopi bagi kelompok tani di Lampung Barat.

“Seperti bantuan alat pengolahan maupun alat pasca panen kopi, bahkan bantuan program intensitikasi berikut bimbingan teknis kepada kelompok tani,” ujarnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Cetak Generasi Emas Desa, Gubernur Mirza Terapkan Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual
Jihan Nurlela Dorong Optimalisasi Sumber Daya Hadapi Ancaman Karhutla di Lampung
Pastikan Distribusi Lancar, Satpol PP Lampung dan Satgas TNI Pantau Arus Gabah di Bakauheni
Buntut Polemik Plaza Patriot, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan
Pemprov Lampung Jaga Kelancaran Pasokan Energi, Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Gubernur Mirza Tegaskan Penanganan Kebakaran Braja Harjosari Berjalan, Api Dicegah Masuk TN Way Kambas
Usai Dikukuhkan, Perwatusi Lampung Siap Perluas Gerakan Hidup Aktif dan Sehat
Rakernas I APTISI 2026, Lampung Dorong Kampus Jadi Motor Penguatan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Cetak Generasi Emas Desa, Gubernur Mirza Terapkan Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Jihan Nurlela Dorong Optimalisasi Sumber Daya Hadapi Ancaman Karhutla di Lampung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pastikan Distribusi Lancar, Satpol PP Lampung dan Satgas TNI Pantau Arus Gabah di Bakauheni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Buntut Polemik Plaza Patriot, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Lampung Jaga Kelancaran Pasokan Energi, Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Berita Terbaru