BSKDN Kemendagri Dukung Komitmen Pemprov Kalbar Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Hal itu disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo di Kantor BSKDN Kemendagri, Jakarta, Kamis (25/1/2024).

“Kami sangat mendukung komitmen Pemprov Kalbar dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusharto mengatakan, Pemprov Kalbar memperoleh nilai Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) tertinggi pada klaster kapasitas fiskal daerah sedang. Nilai yang diperoleh sebesar 86,599. Dari sejumlah dimensi yang diukur, dimensi alokasi anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan dimensi dengan perolehan paling tinggi.

“Nilai dimensi 2 (alokasi anggaran belanja dalam APBD) menjadi yang paling tinggi yakni sebesar 20. Nilai tersebut sudah memenuhi mandatory spending baik pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun SPM (Standar Pelayanan Minimal),” jelasnya.

Adapun skor terendah berasal dari dimensi 5 atau dimensi kondisi keuangan daerah sebesar 7,51. Terkait dimensi tersebut, Yusharto meminta Pemprov Kalbar untuk meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. “Layanan publik yang mudah diakses dan menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat perlu terus ditingkatkan kualitasnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga berpesan agar ke depan Pemprov Kalbar dapat lebih meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah sehingga lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Dengan demikian, dia meyakini Pemprov Kalbar akan mampu mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, sehingga kesejahteraan masyarakat di daerah setempat juga ikut meningkat.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemulihan 37 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Rampung, Gelombang III Praja IPDN Segera Diberangkatkan
Sosialisasi KUR Perumahan di Singkawang, Mendagri Soroti Pentingnya Hunian Layak dan Estetika Kota
Sekjen Kemendagri Peringatkan Distributor Nakal, Izin Usaha Terancam Dicabut
Cap Go Meh 2026 di Kota Bogor Tampilkan Harmoni Budaya dan Nilai Religius di Bulan Suci
Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Pengabdian Praja IPDN di Aceh Tamiang Belum Berakhir
Mendagri Minta Pemda dan BPS Selaraskan Data RTLH Secara By Name By Address
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Validasi Tahapan Musrenbang Otsus Sebelum Masuk Tingkat Provinsi
Try Sutrisno Wafat pada Usia 90 Tahun, Dikebumikan di TMP Kalibata

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pemulihan 37 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Rampung, Gelombang III Praja IPDN Segera Diberangkatkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:00 WIB

Sosialisasi KUR Perumahan di Singkawang, Mendagri Soroti Pentingnya Hunian Layak dan Estetika Kota

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:51 WIB

Sekjen Kemendagri Peringatkan Distributor Nakal, Izin Usaha Terancam Dicabut

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:39 WIB

Cap Go Meh 2026 di Kota Bogor Tampilkan Harmoni Budaya dan Nilai Religius di Bulan Suci

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07 WIB

Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Pengabdian Praja IPDN di Aceh Tamiang Belum Berakhir

Berita Terbaru