Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Prinsip Efisiensi Mulai dari Proses Perencanaan

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Subang, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menekankan pentingnya mengedepankan prinsip efisiensi sejak proses perencanaan program dan kegiatan. Hal ini disampaikannya pada acara Pembinaan Kepegawaian dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Biro Perencanaan Kemendagri Tahun 2024.

“Saya ingin menyampaikan bahwa dalam menyusun anggaran banyak dasar berpikir yang harus dipakai, satu di antaranya adalah Anda harus memuliakan efisiensi,” kata Suhajar di Sari Ater Hotel dan Resort, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/1/2024).

Menurutnya, proses perencanaan setiap program harus mengutamakan skala prioritas dan superprioritas. Di situlah letak peran penting Biro Perencanaan, yaitu untuk menghadapi berbagai macam persoalan yang berhubungan dengan anggaran.

“Karena itulah Biro Perencanaan ini dilahirkan, bahwa departemen perencanaan itu dibentuk karena menghadapi persoalan di mana jumlah uang yang terbatas dihadapkan dengan keinginan yang tidak terhingga,” ujar Suhajar.

Agar setiap program kegiatan di Kemendagri dapat berjalan dengan baik, dia mendorong setiap komponen untuk menyusun anggaran secara matang. Harapannya, dengan jumlah anggaran yang terbatas dapat dihasilkan program dan kegiatan yang berkualitas sesuai dengan visi dan misi organisasi.

“Jadi, kalau anggaran kita itu Rp3 triliun, kebutuhan Kemendagri itu Rp7 triliun tidak cukup, dulu Kemendagri pernah mencapai anggarannya Rp7 triliun. Artinya jika kita menggambarkan 10 tahun yang lalu kita perlu Rp7 triliun untuk menggerakkan organisasi Kemendagri ini, ternyata dengan Rp3 triliun tergerak juga,” jelasnya.

Suhajar menambahkan, konsep perencanaan yang matang akan membawa dampak yang positif bagi kemajuan sebuah negara. Untuk itu, dia berharap ke depan perencanaan harus lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas kinerja organisasi menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam jiwa perencana harus ada kemauan untuk memuliakan efisiensi. Hanya negara-negara yang mampu memuliakan efisiensi akan memenangkan persaingan, hanya daerah yang mampu memuliakan efisiensi akan memenangkan persaingan,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemerintah Salurkan Bantuan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Idulfitri di Aceh
Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Pulihkan Produktivitas Lahan Pascabencana di Sumatera
Wamendagri Ribka Haluk Pimpin Evaluasi Layanan Kesehatan RSUD Yowari
97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi Angkatan IV, Total Tersertifikasi Lampaui 300 Ribu
Mendagri Tito Karnavian Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Backlog Perumahan
Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pelayanan Kesehatan di RSUD Yowari Berjalan Optimal
Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatera melalui Penyaluran Bansos Tahap II
Kasatgas PRR Nilai Penyaluran Bansos Pascabencana Gerakkan Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Salurkan Bantuan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Idulfitri di Aceh

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:36 WIB

Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Pulihkan Produktivitas Lahan Pascabencana di Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:09 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Pimpin Evaluasi Layanan Kesehatan RSUD Yowari

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:54 WIB

97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi Angkatan IV, Total Tersertifikasi Lampaui 300 Ribu

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:01 WIB

Mendagri Tito Karnavian Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Backlog Perumahan

Berita Terbaru