Komitmen Kasatgas Tito: Seluruh Program Pemulihan Pascabencana Sumatera Selesai 2026

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong kementerian/lembaga (K/L) mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berbagai kegiatan yang dapat dikerjakan tahun ini ditargetkan selesai sebelum 31 Desember 2026.

Hal itu disampaikan Tito kepada awak media usai mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Progres Pelaksanaan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, di Ruang Rapat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Selasa (27/10/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menko PMK Sugiono.

Tito menjelaskan, penanganan bencana sebelumnya telah melalui tahap tanggap darurat yang berfokus pada evakuasi, penanganan korban, dan penyelamatan nyawa, kemudian berlanjut ke masa transisi darurat. Pada fase tanggap darurat, Presiden Prabowo Subianto mengerahkan berbagai kekuatan nasional, termasuk TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah (Pemda).

“Pada saat tanggap darurat, Bapak Presiden juga sudah memberikan anggaran awal untuk belanja tidak terduga tambahan sebanyak Rp268 miliar. Kemudian di masa transisi, Bapak Presiden kemudian membuat Satgas di mana Ketua Tim Pengarahnya adalah Menko PMK, anggotanya semua Menko, ditambah Kapolri, Panglima TNI, Menteri Keuangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahap pemulihan, sebagian besar aktivitas pemerintahan di daerah terdampak telah kembali berjalan. Kabupaten Aceh Tamiang, yang sebelumnya mengalami gangguan berat, kini mulai pulih. Pada sektor pelayanan dasar, pasokan listrik, bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan layanan internet relatif kembali normal. Rumah sakit umum dan puskesmas juga telah berfungsi. Namun, masih terdapat enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang rusak atau hilang akibat bencana dan membutuhkan penanganan.

Di sektor pendidikan, kegiatan belajar-mengajar telah kembali berjalan. Dari 4.922 satuan pendidikan terdampak, sebanyak 99 sekolah masih melaksanakan pembelajaran di kelas darurat. Penanganannya menjadi perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang juga berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan TNI Angkatan Darat (AD).

“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan TNI AD yang memiliki satgas jembatan, itu ratusan jembatan yang sudah terbangun oleh TNI AD. Dari kepolisian juga lebih dari 100 saya kalau tidak salah lebih kurang 120an yang dibangun oleh Polri untuk jembatan,” sambungnya.

Meski berbagai layanan mulai pulih, Tito mengingatkan bahwa hujan berintensitas tinggi masih memicu banjir dan longsor susulan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menambah pekerjaan pemerintah dalam memulihkan akses dan aktivitas masyarakat. Karena itu, Tito meminta K/L yang telah memperoleh alokasi anggaran mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai target tahun ini. Ia menegaskan, kegiatan yang mencakup perbaikan sekolah, rumah, jalan, jembatan, serta fasilitas ekonomi masyarakat perlu terus dikerjakan agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga terdampak.

“Harapan kami dengan koordinasi ini akan mempercepat semua proses dan teman-teman K/L semua bergerak dan juga bisa mendorong semua pemerintah daerah dengan anggaran masing-masing dan tambahan anggaran itu juga bisa bergerak dengan lebih cepat,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kristomei Sianturi, serta pejabat terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Satgas PRR

Berita Terkait

Kabar Baik! Ketersediaan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera dan Bantuan Daerah Dipastikan Aman
Langkah Preventif Bencana: Mendagri Dorong Penguatan Aturan Daerah dan Penyerapan Anggaran Karhutla
Kunci Ketahanan Bencana Masa Depan: Menko PMK Sugiono Dorong Satgas PRR Integrasikan Isu Iklim
Tanggap Mitigasi Bencana: Satgas PRR Pacu Pengerukan dan Normalisasi Sungai di Wilayah Terdampak
Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos
Simbol Penghormatan Budaya: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Piala PIKI Awards 2026
Jaga Daya Beli Masyarakat: Kemendagri Instruksikan Pemda Perketat Pemantauan Komoditas Gejolak
Patuhi Falsafah Adat Basandi Syarak: Wamendagri Ajak Bundo Kanduang Jaga Kelestarian Nilai Minangkabau

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Kabar Baik! Ketersediaan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera dan Bantuan Daerah Dipastikan Aman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Langkah Preventif Bencana: Mendagri Dorong Penguatan Aturan Daerah dan Penyerapan Anggaran Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kunci Ketahanan Bencana Masa Depan: Menko PMK Sugiono Dorong Satgas PRR Integrasikan Isu Iklim

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Tanggap Mitigasi Bencana: Satgas PRR Pacu Pengerukan dan Normalisasi Sungai di Wilayah Terdampak

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos

Berita Terbaru