Perkuat Penanganan Kekerasan Anak: Pemprov Banten Pakai Sistem Pemantauan Real-Time

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Banten guna memperkuat sinergi dalam mencegah kekerasan terhadap anak, pertemuan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (26/10/26). Pertemuan tersebut juga membahas rencana pendampingan dan pemantauan agar penanganan kasus kekerasan anak dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

​Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Provinsi Banten, Komarudin, berharap Komnas Perlindungan Anak dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kemitraan ini mencakup penanganan dan mitigasi kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

​”Peran paling penting dalam persoalan ini berada di tingkat keluarga. Keluarga harus berfungsi sebagai institusi paling esensial dalam melindungi anak,” ujar Komarudin seusai pertemuan.

​Komarudin juga menekankan pentingnya pemantauan kasus secara real-time (waktu nyata). Menurutnya, data yang akurat mengenai lokasi dan jumlah kejadian sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

​”Oleh karena itu, kami berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah proaktif dan preventif, bukan sekadar reaktif dalam menangani kasus kekerasan anak,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten, Hendry Gunawan, menyampaikan pandangannya terkait temuan kasus kekerasan anak di wilayah Banten. Ia juga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk terus mengoptimalkan Program Banten Cerdas, sekaligus berkolaborasi erat dalam upaya perlindungan anak.

​”Komnas PA mendorong berbagai program, salah satunya Banten Cerdas, guna memastikan anak-anak mendapatkan fasilitas sekolah gratis. Ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan bagi anak-anak,” tutur Hendry.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Sumpah Pemuda ke-98: Wakapolda Banten Ajak Pemuda Bangkitkan Karakter Patriotik dan Peduli
Yayasan Revolusi Moral Audiensi dengan Kalapas Serang, Bahas Pembinaan dan HAM
Buka Keran Inovasi di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Gubernur Banten: Pemuda Adalah Kunci Masa Depan
Ketua DWP Banten Tinawati Andra Soni Buka Gebyar DWP 2026, Usung Pesan Penguatan Perempuan
Tingkatkan Kewaspadaan, Lapas Serang Musnahkan Perlengkapan Spray Merica Kedaluwarsa
Sinergi Banten dan KPK: Gubernur Andra Soni Dorong Budaya Antikorupsi di Lingkungan Penyelenggara Negara
Wujudkan Pembangunan Akuntabel: Pemprov Banten dan Kejati Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Strategis
Uji Kepatuhan Layanan Publik: Ombudsman Banten Sambangi Rutan Kelas IIB Serang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98: Wakapolda Banten Ajak Pemuda Bangkitkan Karakter Patriotik dan Peduli

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Yayasan Revolusi Moral Audiensi dengan Kalapas Serang, Bahas Pembinaan dan HAM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Ketua DWP Banten Tinawati Andra Soni Buka Gebyar DWP 2026, Usung Pesan Penguatan Perempuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan, Lapas Serang Musnahkan Perlengkapan Spray Merica Kedaluwarsa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Sinergi Banten dan KPK: Gubernur Andra Soni Dorong Budaya Antikorupsi di Lingkungan Penyelenggara Negara

Berita Terbaru