Pemkab Bandung Dukung Perumahan Layak Huni, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kabupaten Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung penuh program bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu ditegaskan Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam kegiatan Rapat Koordinasi dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Bandung pada Senin, (19/10/2026).

KDS menyebut program bedah rumah ini sebagai bagian dari rencana aksi program Presiden atau Asta Cita. Menurutnya, Kabupaten Bandung mendapatkan alokasi bedah rumah terbanyak kedua secara nasional setelah Kabupaten Toba.

“Jawa Barat adalah tertinggi secara nasional dan Kabupaten Bandung kedua setelah Kabupaten Toba.” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa di Kabupaten Bandung terdapat 3.047 unit rumah yang mendapatkan program bedah rumah dari Kementerian PKP dengan total anggaran yang besar. Khususnya untuk menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni (RTLH), KDS menegaskan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama.

“Mari kita sama-sama selesaikan persoalan ini,” katanya.

KDS juga menyoroti pentingnya penanganan rumah yang berada di atas tanah PTPN serta perlunya keakuratan data penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama para kepala desa dan camat harus turun tangan langsung ke lapangan.

“Kepala desa harus wajib turun ke lapangan untuk memastikan kelancaran program ini,” tegasnya.

Pada aspek pendataan, ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan aplikasi untuk mempercepat validasi data rumah tidak layak huni. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik antara kepala desa, camat, dan satker sangat menentukan keberhasilan di lapangan.

“Jangan sampai ada miskomunikasi antara pihak di lapangan dan masyarakat,” katanya.

KDS juga mendorong para kepala desa untuk aktif memantau dan mendampingi warganya yang menjadi penerima manfaat. Menurutnya, tanggung jawab sebagai pimpinan di desa harus terus dibuktikan.

“Kepala desa harus mempunyai empati, sosial, dan tanggung jawab yang tinggi terhadap warganya,” ujarnya.

KDS berpesan agar bantuan yang sudah terealisasi dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan pentingnya rasa syukur dan gotong royong.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih ditingkatkan lagi jumlah bantuannya,” harapnya.(lsi)

Sumber : Diskominfo Bandung

Berita Terkait

Gelar Taniverse 2026, Pemkab Bandung Pacu Peningkatan Mutu Pertanian dan Ekspor Produk Unggulan Daerah
Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar
Eks RSUD Soreang Bakal Dimanfaatkan Jadi Sekolah
Usai Rekonsiliasi, KDS Minta Kadin Kabupaten Bandung Bawa Investor dan Buka Lapangan Kerja
Dulu Rusak Parah, Kini Mulus Berkat Usulan Bupati KDS Dikabulkan Prabowo
Pemkab Bandung Dukung Penerapan Nilai Ekonomi Karbon melalui Program Pembangunan Rendah Karbon
KDS Apresiasi GOSEKA, Dorong Warga Jadikan Olahraga sebagai Kebiasaan
Pemkab Bandung Siapkan Fasilitasi Lapangan Kerja bagi 10.000 Orang per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Gelar Taniverse 2026, Pemkab Bandung Pacu Peningkatan Mutu Pertanian dan Ekspor Produk Unggulan Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Pemkab Bandung Dukung Perumahan Layak Huni, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Eks RSUD Soreang Bakal Dimanfaatkan Jadi Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Usai Rekonsiliasi, KDS Minta Kadin Kabupaten Bandung Bawa Investor dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru

Suasana audiensi dan diskusi antara Gubernur Banten Andra Soni bersama jajaran Pemprov Banten dan pengurus DPD REI Banten

Banten

Andra Soni Dorong Pemerataan Program CSR REI Banten

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:14 WIB