JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Bek tim nasional Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama berstatus warga negara Indonesia (WNI) yang tampil di Liga Champions Eropa (UEFA Champions League). Peluang itu terbuka saat klubnya, Lille, menghadapi Arsenal pada pertandingan kedua fase liga di Stadion Emirates, London, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 02.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Verdonk untuk mencicipi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Selain berpotensi mengukir sejarah bagi sepak bola Indonesia, penampilan itu juga akan menjadi pengalaman pertama bagi bek berusia 29 tahun tersebut di Liga Champions.
Verdonk telah masuk dalam rombongan Lille yang bertolak untuk menghadapi Arsenal, finalis Liga Champions musim lalu. Namun, peluangnya tampil sejak awal pertandingan belum dapat dipastikan. Ia masih harus bersaing dengan Romain Perraud, yang juga menempati posisi bek kiri dan sempat mengalami cedera pada pertandingan sebelumnya.
Kesempatan bermain di London menjadi penting bagi Verdonk setelah ia hanya menjadi pemain cadangan ketika Lille menghadapi Real Betis pada pertandingan pembuka Liga Champions musim ini. Dalam laga tersebut, Lille harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3.
Kekalahan itu membuat Lille belum mengantongi poin dan berada di peringkat ke-22 klasemen sementara. Sebaliknya, Arsenal datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Napoli yang menempatkan klub asal London tersebut di peringkat ke-15 dengan tiga poin.
Bagi Verdonk, pertandingan melawan Arsenal bukan sekadar kesempatan menambah pengalaman di level klub Eropa. Jika dimainkan, ia berpeluang menjadi pemain yang memperkenalkan Indonesia melalui penampilan langsung di panggung Liga Champions ketika telah berstatus WNI.
Sebelumnya, kiper timnas Indonesia, Emil Audero, pernah merasakan atmosfer Liga Champions saat memperkuat Inter Milan menghadapi Benfica pada November 2023. Pertandingan yang berakhir imbang 3-3 itu berlangsung sebelum Emil berstatus sebagai WNI sehingga penampilannya tidak tercatat sebagai penampilan pemain Indonesia.
Hal serupa berlaku bagi Kevin Diks. Bek yang kini memperkuat Borussia Moenchengladbach tersebut telah mengoleksi 17 penampilan di Liga Champions bersama FC Copenhagen dan Feyenoord. Namun, seluruh penampilan itu terjadi sebelum ia berstatus WNI.
Dengan demikian, peluang Verdonk tampil bersama Lille melawan Arsenal memiliki arti tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Setelah sejumlah pemain yang kini membela timnas Indonesia lebih dahulu merasakan kompetisi tersebut sebelum menjadi WNI, Verdonk berpeluang mencatatkan penampilan di Liga Champions sebagai pemain Indonesia.
Meski demikian, kepastian sejarah itu tetap bergantung pada keputusan pelatih Lille untuk memainkannya. Persaingan di posisi bek kiri serta kebutuhan taktik menghadapi Arsenal akan menentukan apakah Verdonk akhirnya memperoleh kesempatan tampil di Stadion Emirates.














