Pawai Ekosistem Malioboro Jadi Pemanasan Jelang Wayang Jogja Night Carnival 2026

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Suasana menuju gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 semakin terasa di Kota Yogyakarta. Rangkaian kegiatan menyambut perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta mulai menghidupkan kawasan Malioboro melalui berbagai aktivitas komunitas dan ekosistem pariwisata.

Salah satunya ditandai dengan Pawai Ekosistem Malioboro yang digelar di kawasan Plaza Malioboro, Yogyakarta, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to WJNC 2026 sekaligus wadah bagi komunitas pariwisata untuk ikut ambil bagian dalam perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, mengatakan pawai tersebut untuk pertama kalinya digelar dengan melibatkan komunitas dan berbagai komponen pariwisata yang berada di sepanjang kawasan Malioboro.

“Untuk yang pertama kali, kita mengadakan pawai komunitas pariwisata yang ada di Kota Yogyakarta yang sangat antusias didukung oleh semua komunitas komponen pariwisata yang ada di sepanjang Malioboro,” ujar Lucia saat memberikan sambutan dalam acara flag off Pawai Ekosistem Malioboro di Plaza Malioboro, Selasa (6/10/2026).

Menurut Lucia, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan menjelang WJNC, tetapi juga menjadi upaya menghidupkan ekosistem pariwisata sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap keterlibatan komunitas dan pelaku UMKM dapat memberikan dampak terhadap lama tinggal wisatawan atau length of stay, sekaligus meningkatkan belanja wisatawan selama berada di Kota Yogyakarta.

“Semoga pemberdayaan masyarakat melalui masyarakat itu sendiri bisa memperlama tinggal wisatawan. Length of stay-nya dapat, lalu nanti pemberdayaan masyarakatnya melalui UMKM, spending money-nya dapat, wisatawan belanja sehingga perekonomian bisa bergerak,” jelasnya.

Lucia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat HUT ke-270 Kota Yogyakarta yang mengusung tema “Otentik Konkret”.

Menurutnya, masyarakat Kota Yogyakarta tidak hanya dituntut mempertahankan berbagai karakter dan potensi khas kota, tetapi juga menerjemahkannya dalam tindakan nyata.

Rangkaian Road to WJNC 2026 kemudian berlanjut pada Rabu (7/10/2026). Pemkot Yogyakarta menyiapkan Pawai Budaya Nusantara yang melibatkan tujuh pemerintah daerah yang berpartisipasi dalam rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Setelah itu, kemeriahan akan berlanjut pada malam hari dengan perayaan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) ke-10 di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

WJNC tahun ini akan menampilkan potensi seni dan budaya dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta. Gelaran tersebut menjadi salah satu acara utama dalam rangkaian perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turut mengajak masyarakat menjaga keberlangsungan kawasan Malioboro, terutama dari sisi kebersihan, di tengah berbagai kegiatan yang digelar menjelang WJNC 2026.

“Jangan lupa bersih. Kami ingin sekali Malioboro itu dijaga kebersihannya, bersih dalam 24 jam. Tidak membuang sampah di mana-mana,” kata Hasto.

Hasto menilai tema Otentik Konkret menjadi pengingat bahwa berbagai potensi khas Kota Yogyakarta harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Khas Kota Yogyakarta sebagai kota budaya, sebagai kota pariwisata, sebagai kota pendidikan, kota pelajar, dan tentu banyak kearifan yang otentik di Kota Yogyakarta. Tetapi otentik seperti apa pun kalau tidak bermanfaat bagi masyarakat, maka itu namanya tidak konkret,” ujarnya.

Ia menyebut kegiatan Pawai Ekosistem Malioboro menjadi salah satu cara untuk menghidupkan komunitas, ekosistem pariwisata, sekaligus UMKM di Kota Yogyakarta.

“Bagian untuk menghidupkan komunitas, ekosistem yang ada, yang juga didukung oleh masyarakat, kemudian juga menghidupkan UMKM yang ada di Kota Yogyakarta,” tutur Hasto.

Dengan rangkaian tersebut, atmosfer menuju WJNC 2026 semakin terasa. Selain menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya, rangkaian acara HUT ke-270 Kota Yogyakarta diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat daya tarik wisata Kota Yogyakarta. (Aga)

Berita Terkait

Peresmian UMY Corner, Kemitraan Kampus dan Sekolah Didorong hingga Riset dan KKN
Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026
UMY-MCUT Taiwan Sepakati Kerja Sama Pendidikan, Riset hingga Mobilitas Mahasiswa
Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi
Gubernur DIY Tekankan Komitmen Pendidikan, 40 Beasiswa dan 65 Izin Belajar Disiapkan
400 Personel Polresta Yogyakarta Disiapkan Kawal WJNC 2026
Dukung WJNC 2026, Dishub Yogyakarta Atur Kantong Parkir di Sejumlah Titik
Dinkes Yogyakarta Siapkan 140 Tenaga Medis dan 15 Ambulans untuk WJNC 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Pawai Ekosistem Malioboro Jadi Pemanasan Jelang Wayang Jogja Night Carnival 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Peresmian UMY Corner, Kemitraan Kampus dan Sekolah Didorong hingga Riset dan KKN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:43 WIB

UMY-MCUT Taiwan Sepakati Kerja Sama Pendidikan, Riset hingga Mobilitas Mahasiswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi

Berita Terbaru