JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — Dinas Kesehatan Kota Bekasi terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini diintegrasikan secara komprehensif dengan penemuan dini dan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC). Langkah ini diambil untuk memastikan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) sekaligus menekan angka penularan TBC di wilayah Kota Bekasi.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, menyampaikan bahwa pengintegrasian layanan ini merupakan strategi proaktif pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan mendasar dan berkualitas bagi seluruh warga.
”Melalui program Cek Kesehatan Gratis yang terintegrasi ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, tetapi juga langsung menjalani skrining TBC. Jika ditemukan gejala khas seperti batuk berkepanjangan, masyarakat akan langsung diarahkan untuk pemeriksaan dahak mikroskopis maupun Tes Cepat Molekuler (TCM) tanpa dipungut biaya,” ujar Bowo sapaan akrab, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi kepada wartawan, Rabu, (30/09).
Beliau menekankan pentingnya peran aktif masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini di Puskesmas terdekat maupun pada kegiatan posyandu dan posbindu di tingkat kelurahan.
“TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan total jika dideteksi lebih awal dan diobati secara tuntas. Kami mengimbau warga Kota Bekasi untuk tidak ragu memeriksakan diri. Mencegah dan mengobati sejak dini adalah kunci melindungi keluarga kita dari penularan,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Kota Bekasi berharap keterpaduan layanan CKG dan pemeriksaan TBC ini dapat mempercepat pencapaian target eliminasi TBC serta mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang lebih sehat, produktif, dan tangguh. (YRD)














