Mendagri Dorong Sinergi Gubernur se-Sumatera untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Medan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkap empat komponen utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Keempat komponen tersebut meliputi konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, serta ekspor dan impor. Komponen tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat perekonomian.

Mendagri menjelaskan, konsumsi rumah tangga perlu dijaga melalui peningkatan daya beli masyarakat. Pemda, kata dia, perlu memastikan masyarakat memiliki pendapatan yang cukup sehingga mampu melakukan konsumsi dan menggerakkan perekonomian.

“Konsumsi rumah tangga tinggi kalau daya beli masyarakat tinggi, masyarakat bekerja mereka memiliki penghasilan, yang sulit diberikan bantuan,” ujar Mendagri saat membuka Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera di JW Marriott Hotel, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).

Komponen kedua adalah belanja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, pendapatan daerah yang tinggi perlu diikuti dengan realisasi belanja yang optimal agar uang beredar di masyarakat sekaligus menjadi stimulus bagi sektor swasta.

Komponen ketiga adalah investasi. Pemda perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk menarik penanaman modal, baik dari dalam maupun luar negeri. Investasi yang masuk diharapkan dapat mendorong aktivitas sektor swasta dan menciptakan lapangan kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mempermudah perizinan berusaha.

Komponen keempat adalah sektor perdagangan, yakni meningkatkan ekspor sekaligus mengendalikan impor. Mendagri menekankan pentingnya daerah mengoptimalkan potensi unggulan agar produk yang dihasilkan dapat menembus pasar yang lebih luas.

“Jadi kalau ingin kita mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia maupun daerah empat komponen ini harus dikuasai,” tegasnya.

Selain itu, Mendagri meminta kepala daerah tidak sekadar melihat angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melakukan diagnosis terhadap komponen yang memengaruhinya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan II 2026 terdapat dua provinsi di Sumatera yang pertumbuhan ekonominya menyamai atau melampaui rerata nasional sebesar 5,29 persen, yakni Kepulauan Riau sebesar 6,99 persen dan Lampung sebesar 5,29 persen.

Karena itu, Mendagri meminta Pemda bersama pihak terkait, seperti BPS dan Bank Indonesia, menganalisis penyebab perbedaan pertumbuhan antardaerah. Jika pertumbuhan suatu daerah lebih rendah, perlu diketahui apakah penyebabnya berasal dari konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, atau kinerja ekspor.

“Ibarat kita mencari penyakit, mengobati penyakit, kita mencari mendiagnosa dulu masalahnya apa dari empat komponen itu. Setelah kita tahu penyakitnya oh ini masalahnya baru kita melakukan terapi, terapinya melakukan tindakan kebijakan,” jelasnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kasatgas PRR: Pemulihan SMP Negeri 1 Tukka melalui Swakelola Patut Diapresiasi
Kasatgas PRR Minta Pembangunan Huntap Tapanuli Tengah Dikebut
Tim SAR Perluas Pencarian Rombongan Jurnalis Menjadi Enam Sektor
Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Akuntabilitas dalam Pengelolaan Anggaran
Sabo Dam di Tapanuli Tengah Dikebut untuk Kurangi Risiko Banjir dan Bencana Susulan
IMT-GT Didorong Jadi Platform Strategis untuk Perkuat Ekonomi Kawasan
Percepat Penanganan Warga Terdampak Konflik, Wamendagri Dorong Pendataan di Papua
Wamendagri Bima Arya: Pembangunan Daerah Harus Berbasis Ketahanan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:44 WIB

Kasatgas PRR: Pemulihan SMP Negeri 1 Tukka melalui Swakelola Patut Diapresiasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WIB

Kasatgas PRR Minta Pembangunan Huntap Tapanuli Tengah Dikebut

Kamis, 10 September 2026 - 18:59 WIB

Tim SAR Perluas Pencarian Rombongan Jurnalis Menjadi Enam Sektor

Kamis, 10 September 2026 - 18:12 WIB

Sabo Dam di Tapanuli Tengah Dikebut untuk Kurangi Risiko Banjir dan Bencana Susulan

Kamis, 10 September 2026 - 09:10 WIB

IMT-GT Didorong Jadi Platform Strategis untuk Perkuat Ekonomi Kawasan

Berita Terbaru