Harga Daging Ayam di Pasar Beringharjo Yogyakarta Tembus 45 Ribu per Kg, Pedagang Keluhkan Penjualan Anjlok

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Harga daging ayam potong di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, kembali mengalami kenaikan. Harga ayam kini mencapai Rp43.000 hingga Rp45.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran.

Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan pedagang dan pembeli sejak pertengahan Juni. Saat itu, harga ayam masih berada di kisaran Rp33.000 per kilogram.

Harga kemudian naik secara bertahap menjadi Rp35.000, Rp38.000, hingga Rp39.000 per kilogram. Saat ini, harga ayam potong di sejumlah pedagang Pasar Beringharjo telah mencapai Rp43.000 per kilogram, bahkan ada pedagang eceran yang menjualnya hingga Rp45.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner yang menggunakan daging ayam sebagai bahan utama dagangan.

Ajeng, salah seorang pembeli yang juga berjualan nasi bungkus, mengaku kenaikan harga ayam cukup memberatkan usahanya. Tingginya harga bahan baku membuatnya harus menyesuaikan jumlah pembelian dan berdampak terhadap omzet penjualan.

“Ini harga sudah terlalu tinggi, seperti saat Lebaran, sudah tidak normal,” ujar Ajeng.

Menurutnya, kenaikan harga ayam membuat biaya produksi semakin tinggi. Kondisi itu membuat pedagang nasi bungkus harus melakukan penyesuaian agar harga jual kepada konsumen tetap terjangkau.

Kenaikan harga ayam juga berdampak langsung terhadap pedagang di Pasar Beringharjo. Sejumlah pedagang mengaku jumlah pembeli semakin berkurang karena harga ayam yang semakin mahal.

Hartini, salah seorang pedagang ayam, mengatakan penjualan saat ini jauh menurun dibandingkan kondisi normal.

“Sepi, tidak ada pembeli. Paling laku 50 kilogram. Biasanya kalau harga normal 1,5 sampai 2 kuintal,” ujar Harti.

Jika sebelumnya pedagang mampu menjual sekitar 150 hingga 200 kilogram ayam dalam sehari, kini penjualan hanya berkisar 50 kilogram per hari.

Untuk mengurangi risiko kerugian akibat ayam yang tidak terjual, sejumlah pedagang memilih mengurangi stok. Bahkan, ada pedagang yang menutup lapaknya lebih cepat dibandingkan biasanya.

Pedagang lainnya, Ida, juga merasakan penurunan jumlah pembeli sejak harga ayam mengalami kenaikan.

“Sepi, Mas. Pembelinya semakin berkurang. Pas libur pernah murah sampai Rp30.000 hingga Rp28.000,” kata Ida.

Pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga daging ayam di pasaran. Menurut mereka, harga ideal ayam potong berada di kisaran Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Harga tersebut dinilai lebih memungkinkan bagi pedagang untuk tetap berjualan dan bagi pelaku usaha kuliner untuk mempertahankan harga jual kepada konsumen.

Kenaikan harga ayam tidak hanya berdampak terhadap pedagang di pasar, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya produksi usaha kuliner yang menjadikan ayam sebagai salah satu bahan utama.

Pedagang berharap harga dapat kembali stabil sehingga aktivitas jual beli di pasar kembali normal dan daya beli masyarakat tidak semakin menurun. (Aga)

Berita Terkait

Pemerintah Kota Yogyakarta Dukung Jogja Coffee Week 2026, Jadi Ruang Kolaborasi Pelaku Industri Kopi
Jogja Coffee Week 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 197 Booth dan Lebih dari 600 Brand Kopi
8 WNI Diduga Direkrut Militer Rusia, Pakar UMY Soroti Modus Lowongan Kerja dan Status Hukumnya
Klowor Waldiyono Bawa Perjalanan Spiritual ke Pameran Tunggal “Bentang Jiwa” di Yogyakarta
Halal Fest 2026 Berkolaborasi dengan STQH 2026, Dorong Penguatan Ekosistem Produk Halal dan UMKM
Kementerian Agama Kota Yogyakarta Siapkan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis 2026, 219 Kafilah Ikuti Seleksi
Pembatasan kuota Pertalite malam hari picu antrian Panjang Di Yogyakarta
Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Kembali Picu Persoalan Kabut Asap Lintas Batas

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:49 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Dukung Jogja Coffee Week 2026, Jadi Ruang Kolaborasi Pelaku Industri Kopi

Jumat, 4 September 2026 - 16:12 WIB

Jogja Coffee Week 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 197 Booth dan Lebih dari 600 Brand Kopi

Jumat, 4 September 2026 - 10:13 WIB

8 WNI Diduga Direkrut Militer Rusia, Pakar UMY Soroti Modus Lowongan Kerja dan Status Hukumnya

Jumat, 4 September 2026 - 09:21 WIB

Klowor Waldiyono Bawa Perjalanan Spiritual ke Pameran Tunggal “Bentang Jiwa” di Yogyakarta

Jumat, 4 September 2026 - 09:16 WIB

Halal Fest 2026 Berkolaborasi dengan STQH 2026, Dorong Penguatan Ekosistem Produk Halal dan UMKM

Berita Terbaru