JENDELANUSANTARA.COM, Nusa Tenggara Timur — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengunjungi sejumlah wilayah terdampak banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak bencana sekaligus mendengarkan kebutuhan warga yang tengah menghadapi dampak banjir.
Dalam kunjungan itu, rombongan menemui masyarakat terdampak, meninjau kondisi permukiman dan fasilitas yang mengalami kerusakan, serta berdialog dengan masyarakat dan pemerintah daerah mengenai penanganan bencana dan langkah pemulihan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diperlukan untuk memastikan berbagai kebutuhan warga terdampak dapat teridentifikasi dengan baik.
“Kami ingin melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Penanganan korban bencana tidak hanya membutuhkan bantuan segera, tetapi juga dukungan untuk pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana,” ujar Purbaya.
Menurut Purbaya, hasil kunjungan dan dialog dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan dukungan yang diperlukan pemerintah, baik untuk penanganan kondisi darurat maupun proses pemulihan setelah bencana.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan, kunjungan bersama Menkeu juga menjadi momentum untuk memastikan aspirasi masyarakat terdampak dapat disampaikan secara langsung kepada pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak benar-benar teridentifikasi. Apa yang mereka butuhkan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun pemulihan, harus menjadi perhatian bersama,” kata Misbakhun.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dalam penanganan dampak bencana.
Menurut Hekal, koordinasi diperlukan agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran.
“Kita harus memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi dampak bencana. Kebutuhan mereka harus segera dipetakan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi yang baik,” ujar Hekal.
Selain meninjau kondisi masyarakat, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan langkah pemulihan. Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perbaikan fasilitas yang terdampak, serta dukungan agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pemerintah bersama DPR RI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan dampak banjir di NTT. Hasil kunjungan dan dialog dengan masyarakat akan menjadi bahan untuk menentukan dukungan serta kebijakan yang diperlukan, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan.
“Kami akan terus berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditindaklanjuti. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan dukungan yang mereka perlukan dalam menghadapi situasi ini,” ujar Purbaya.
Kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama pimpinan Komisi XI DPR RI tersebut menegaskan komitmen pemerintah dan DPR RI untuk memastikan penanganan bencana di NTT berjalan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak. (Aga)














