Pakar Intelijen Nilai Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Panggung Geopolitik Dunia

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Pakar intelijen Universitas Indonesia, Dr. Stepi Andriani, memaparkan peluang Indonesia menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berubah sangat cepat saat ini.

Stepi mengatakan geopolitik dunia telah memasuki era 5.0 dengan kekuatan siber menjadi garda terdepan dalam persaingan antarnegara di berbagai kawasan.

“Geopolitik saat ini masuk era 5.0, garda terdepannya adalah cyber power,” ujar Stepi saat seminar kebangsaan di
‎Universitas PGRI Yogyakarta, Selasa.
‎(14/7/2026).

Ia mencontohkan serangan awal Rusia ke Ukraina yang menyasar jaringan internet sebagai bukti pentingnya dominasi kekuatan siber dalam konflik modern global.

Menurut Stepi, geopolitik 5.0 juga ditandai meningkatnya konflik konektivitas yang melibatkan dukungan kekuatan besar di belakang negara-negara yang berkonflik tersebut.

“Yang dilihat bukan sekadar besar kecil negaranya, tetapi siapa kekuatan besar yang berada di belakangnya,” tegas Stepi kepada peserta seminar.

Dalam pemaparannya, Stepi menjelaskan terdapat dua mazhab utama keamanan nasional, yakni realisme dan liberalisme yang memiliki pendekatan sangat berbeda mendasar.

Ia menyebut mazhab realisme lebih menitikberatkan kepentingan negara dengan mengutamakan keamanan nasional sebagai prioritas utama dalam berbagai kebijakan strategis negara.

Sebaliknya, liberalisme menempatkan nilai kemanusiaan sebagai pijakan utama sehingga menjunjung tinggi hak-hak sipil serta prinsip praduga tak bersalah setiap individu.

‎”Dalam mazhab liberalisme, kesalahan sebesar apa pun tetap menggunakan asas praduga tak bersalah,” kata Stepi menjelaskan kepada para mahasiswa peserta.

Stepi menilai pendekatan terbaik bukan memilih salah satu mazhab, melainkan menggabungkan keduanya secara seimbang sesuai tantangan keamanan nasional yang berkembang.

“Kalau hanya berbeda pendapat, demonstrasi, atau mengkritik pemerintah, itu tidak boleh dikontra, justru harus didengarkan,” tegasnya kembali dalam seminar tersebut.

Membaca situasi global, Stepi menilai posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan banyak negara sehingga arah kebijakan luar negeri menjadi perhatian dunia internasional.

“Indonesia sekarang menjadi negara yang dicari arah keberpihakannya dalam kancah global,” ujar Stepi menyoroti posisi strategis Indonesia di dunia internasional.

Ia optimistis fondasi ekonomi Indonesia masih kuat, namun mengingatkan tantangan terbesar ke depan berada pada aspek geo-ekonomi yang semakin kompetitif dan kompleks.

Stepi menekankan penguatan literasi digital, pendidikan politik, serta komunikasi publik menjadi tiga bekal utama menghadapi tantangan geopolitik masa depan Indonesia yang dinamis.

Seminar kebangsaan tersebut turut menghadirkan Prof. Zuly Qodir dari UMY serta Dr. M. Iqbal Birsyada dari UPY sebagai pembicara pendamping membahas perspektif sejarah. (WAW)

Berita Terkait

AKSARA 2026 Bahas Tips dan Strategi Menembus Juara Sayembara Arsitektur Nasional
Nama Bayi MBG Subianto Viral, Kisah di Baliknya Mengundang Haru
WMO Prediksi Suhu Bumi Terus Naik, 2026–2030 Berpotensi Pecahkan Rekor
Pelecehan Seksual Dosen kepada Mahasiswi, Trauma Bertahun-tahun, Minta Pelaku Diproses Pidana
Roadshow di Candi Barong, Komunitas Kain Kebaya Indonesia Perkuat Promosi Budaya Sleman
Color Water Run 2 Kembali ke Jogja, Sajikan Keseruan Lari Interaktif dengan Wahana Air
Pondok Pesantren Ora Aji Semarakkan Harlah ke-14 dengan Beragam Agenda Inspiratif
BPBD Sleman Susun Standar Pelayanan 2026, Utamakan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:37 WIB

Pakar Intelijen Nilai Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Panggung Geopolitik Dunia

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

AKSARA 2026 Bahas Tips dan Strategi Menembus Juara Sayembara Arsitektur Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:32 WIB

Nama Bayi MBG Subianto Viral, Kisah di Baliknya Mengundang Haru

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:54 WIB

WMO Prediksi Suhu Bumi Terus Naik, 2026–2030 Berpotensi Pecahkan Rekor

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:30 WIB

Pelecehan Seksual Dosen kepada Mahasiswi, Trauma Bertahun-tahun, Minta Pelaku Diproses Pidana

Berita Terbaru