JENDELANUSANTARA.COM, SLEMAN – Universitas Widya Mataram Yogyakarta resmi meresmikan Intensive English Language Center bersama Adelaide Education Group Australia di Kampus Terpadu Banyuraden, Senin (13/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi tonggak penting internasionalisasi UWM sekaligus memperluas akses masyarakat Indonesia memperoleh pendidikan bahasa Inggris berkualitas bertaraf internasional menuju Australia.
Acara diawali menyanyikan Indonesia Raya, Advance Australia Fair, Hymne UWM, kemudian dilanjutkan penampilan Tari Sekar Pudyastuti memukau seluruh tamu undangan hadir.
Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid menegaskan peresmian IELC membuktikan komitmen kampus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional.
“Peluncuran Intensive English Language Center merupakan langkah strategis menghadirkan pendidikan berstandar internasional,” ujar Prof. Edy Suandi Hamid di hadapan para tamu undangan.
“Kami berharap pusat bahasa ini menjadi jembatan mahasiswa, dosen, dan masyarakat memperoleh kompetensi bahasa Inggris lebih baik,” tegas Prof. Edy Suandi Hamid kembali.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris membuka peluang studi, karier, serta jejaring akademik global sehingga lulusan UWM semakin siap menghadapi persaingan dunia internasional mendatang.
Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono memberikan apresiasi tinggi seraya menyatakan kolaborasi internasional UWM menjadi contoh peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia.
“Kerja sama internasional seperti ini layak dikembangkan karena memperkuat kualitas pendidikan nasional,” ujar Prof. Setyabudi Indartono memberikan apresiasi terhadap langkah strategis UWM.
Peresmian IELC dilakukan Aria Nugrahadi, Prof. Setyabudi Indartono, Muhammad Setiadi, Yayasan Mataram Yogyakarta, pimpinan UWM, serta Adelaide Education Group bersama-sama simbolis.
Direktur Adelaide Education Group Don Chen mengatakan Indonesia merupakan mitra strategis pengembangan pendidikan internasional dengan peluang besar bagi generasi muda Indonesia maju.
“Kehadiran IELC diharapkan memperluas akses pelajar Indonesia menuju pendidikan Australia melalui program bahasa Inggris terintegrasi,” ungkap Don Chen optimistis kepada peserta.
Ketua Pengurus Yayasan Mataram Yogyakarta Dr. (H.C.) GKR Mangkubumi menegaskan penguasaan bahasa Inggris menjadi kompetensi utama menghadapi tantangan global masa depan bersama.
“IELC menjadi wujud komitmen memperkuat transformasi UWM sebagai perguruan tinggi kompetitif bertaraf global,” tegas GKR Mangkubumi disambut tepuk tangan para peserta hadir.
Rangkaian acara berlanjut dengan kunjungan fasilitas IELC serta seminar internasional menghadirkan Steve Bousfield dan Fatima Reyes membahas pendidikan Australia secara komprehensif.
Melalui IELC, UWM bersama Adelaide Education Group berkomitmen memperkuat kompetensi bahasa Inggris, membuka gerbang pendidikan global, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan Indonesia. (ADY)














