Momentum Harganas ke-32, Ketua TP PKK Sumsel Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

menampilkan momen saat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang berpose bersama jajaran inti pengurus dan pejabat pemerintah daerah yang hadir.

menampilkan momen saat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang berpose bersama jajaran inti pengurus dan pejabat pemerintah daerah yang hadir.

JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Febrita Lustia HD, menghadiri Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor BKKBN Provinsi Sumsel, Senin (29/6/2026).

Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” sebagai upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pembangunan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Febrita yang akrab disapa Feby Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga harus hadir secara emosional, sosial, dan psikologis dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak.

Menurutnya, masih banyak anggapan bahwa tugas ayah hanya mencari nafkah, sementara seluruh tanggung jawab pengasuhan dibebankan kepada ibu. Padahal, keluarga yang harmonis dibangun melalui kolaborasi antara ayah dan ibu.

“Peran ayah tidak hanya menafkahi. Ayah harus hadir sejak proses kehamilan, mendampingi saat melahirkan, mendidik anak, hingga berbagi pekerjaan rumah bersama ibu. Tidak ada yang salah jika ayah mengantar anak ke sekolah atau meluangkan waktu untuk makan bersama keluarga,” ujarnya.

Feby juga mengingatkan agar kebijakan Work From Home (WFH), khususnya pada hari Jumat, benar-benar dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dengan keluarga.

“Jangan sampai waktu di rumah justru digunakan untuk hal lain. Gunakan kesempatan itu untuk bercengkerama dengan anak-anak, makan bersama, dan membangun komunikasi dalam keluarga,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan peran ayah merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak sejak dini sehingga tanggung jawab pengasuhan tidak sepenuhnya dipikul oleh ibu.

Sebagai mitra strategis BKKBN, TP PKK Provinsi Sumsel, lanjut Feby, terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.

“TP PKK bersama BKKBN telah melaksanakan berbagai aksi nyata, mulai dari pembinaan keluarga, penguatan Posyandu Remaja, hingga edukasi pencegahan pernikahan usia dini. Semua ini menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas,” jelasnya.

Feby juga menyoroti tantangan perkembangan media sosial yang semakin memengaruhi kehidupan anak-anak dan remaja. Menurutnya, media sosial tidak sepenuhnya berdampak negatif, namun tetap membutuhkan pendampingan dari orang tua.

“Anak-anak harus diberikan pemahaman sejak dini bahwa ayah adalah kepala keluarga dan orang tua memiliki tanggung jawab membimbing mereka. Media sosial tidak semuanya salah, tetapi orang tua harus mampu mengarahkan anak memilih konten yang baik dan sesuai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, dr. Arios Saplis, mengatakan setiap tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional yang tahun ini dipusatkan melalui upacara serentak di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, tema “Ayah Wajib Hadir” dipilih berdasarkan hasil pendataan yang menunjukkan masih rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.

“Dari hasil survei, satu dari empat anak tidak mendapatkan peran ayah dalam kehidupannya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, Indonesia berpotensi menjadi negara fatherless,” ujarnya.

Menurut Arios, kondisi tersebut akan menjadi tantangan besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 karena kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh ketahanan keluarga.

“Oleh karena itu, melalui momentum Harganas ke-32 ini kami ingin memperkuat kembali peran ayah dalam keluarga agar mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal serta menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (LSI)

sumber : adpim sumsel

Berita Terkait

Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Potensi Peternakan Ayam Petelur Banyuasin
Sekda Sumsel Edward Candra Dukung Perjalanan SRT 31 Palembang ke Sekolah Rakyat Permanen OKI
Kelestarian Hutan Jadi Fondasi Pembangunan, Herman Deru Tekankan Pentingnya Menjaga Ekosistem Sumsel
Edward Candra Dorong Pelayanan BPKB Lebih Modern dan Profesional melalui Pembangunan Gedung Baru
Gubernur Herman Deru Perkuat Pembinaan Drum Band Sumsel demi Prestasi Global
Dukung IJD 2027, Wagub Cik Ujang Perjuangkan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Sumsel
Sumsel Tiga Besar Nasional Produksi Pangan, Herman Deru Paparkan Kunci Keberhasilannya
Sekda Sumsel Genjot Optimalisasi GSMP Demi Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Potensi Peternakan Ayam Petelur Banyuasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Dukung Perjalanan SRT 31 Palembang ke Sekolah Rakyat Permanen OKI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Kelestarian Hutan Jadi Fondasi Pembangunan, Herman Deru Tekankan Pentingnya Menjaga Ekosistem Sumsel

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Edward Candra Dorong Pelayanan BPKB Lebih Modern dan Profesional melalui Pembangunan Gedung Baru

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Herman Deru Perkuat Pembinaan Drum Band Sumsel demi Prestasi Global

Berita Terbaru