Tingkatkan Produktivitas Sawit, Pekebun Sumut Dibekali Pelatihan dan Penguatan Kompetensi

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, MEDAN – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara resmi membuka Pelatihan Budidaya Sawit bagi pekebun swadaya di LePolonia Hotel & Convention, Medan, pada 23 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat kompetensi petani sawit guna meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor perkebunan nasional.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Yusuf Lubis SP, SE, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia pekebun merupakan kebutuhan mendesak.

“Produktivitas pekebun swadaya masih jadi isu strategis nasional. Padahal, lahan swadaya mencapai 40 persen dari total lahan sawit dan menyumbang 30–35 persen produksi CPO nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan keterampilan praktik budidaya sawit yang baik harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk itu, peningkatan keterampilan praktik budidaya yang baik menjadi tugas bersama agar produktivitas kebun rakyat terus meningkat,” katanya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan SDM pekebun swadaya yang diinisiasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada LPP Agro Nusantara sebagai lembaga penyelenggara pelatihan yang berfokus pada peningkatan kapasitas pekebun.

Sebanyak 119 pekebun dari Kabupaten Asahan dan Batubara mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam empat kelas selama enam hari.

Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga mengikuti kunjungan lapangan ke PT Adolina Perbaungan pada Sabtu (27/6/2026), untuk melihat langsung penerapan praktik budidaya sawit yang baik di lapangan.

Penutupan pelatihan berlangsung pada Minggu (28/6/2026), dipimpin SME LPP Agro Nusantara, Afiffurroyan Aflah Akmal.

Ia menyampaikan bahwa LPP Agro Nusantara terus dipercaya menjalankan program peningkatan kapasitas pekebun di berbagai daerah.

“Tahun 2026 ini LPP Agro Nusantara dipercaya menjalankan 100 kelas dengan 3.022 peserta di tujuh provinsi,” ungkapnya.

Afiffurroyan berharap pelatihan tersebut memberikan dampak nyata bagi pekebun swadaya di Sumatera Utara.

“Kami berharap LPP Agro Nusantara menjadi pendamping yang konsisten dalam meningkatkan kompetensi pekebun swadaya di Sumut.

‎”Dengan SDM yang semakin unggul, produktivitas sawit rakyat diharapkan terus meningkat dan mampu memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional,” pungkasnya.(ADY)

Berita Terkait

Bobby O Zulkarnain SE MH : Masalah MBG Adalah Persoalan Suka dan tak Suka
Mahasiswa Dorong Kejatisu Dalami Dugaan Persoalan Pembelian Eks Rumah Covid
Dampak Pemadaman Bergilir Meluas, Bobby Nasution Desak PLN Beri Solusi dan Kompensasi
Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Komisi XIII DPR RI Kawal Restitusi Lahan Padang Halaban
Terkait Hotel Peserta AFF U-19, Pemerhati Olahraga: Jangan Seret Pemko Medan dan Rico Waas
Bawa IMI Sumut Dua Kali Jadi yang Terbaik di Indonesia, Harun Nasution Jadi Satu-satunya Bacalon Ketua
Jelang Hari Pelantikan, Laskar Merah Putih Sumatera Utara Satukan Visi Lewat Rapat Koordinasi
Uly Rias Pengantin Dorong Pemberdayaan Perempuan lewat Pelatihan Makeup dan Hairdo

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:36 WIB

Tingkatkan Produktivitas Sawit, Pekebun Sumut Dibekali Pelatihan dan Penguatan Kompetensi

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:34 WIB

Bobby O Zulkarnain SE MH : Masalah MBG Adalah Persoalan Suka dan tak Suka

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:27 WIB

Mahasiswa Dorong Kejatisu Dalami Dugaan Persoalan Pembelian Eks Rumah Covid

Senin, 8 Juni 2026 - 20:23 WIB

Dampak Pemadaman Bergilir Meluas, Bobby Nasution Desak PLN Beri Solusi dan Kompensasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:12 WIB

Perjuangan Warga Berbuah Hasil, Komisi XIII DPR RI Kawal Restitusi Lahan Padang Halaban

Berita Terbaru