JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kabupaten Serang, H. Musadad, S.Ag., M.Si., membantah tudingan terkait adanya pungutan untuk kegiatan perpisahan siswa yang beredar di media sosial.
Musadad mengaku mengetahui adanya informasi yang beredar, termasuk melalui platform media sosial TikTok, yang menyoroti pelaksanaan kegiatan perpisahan.
“Opini yang berkembang memang tidak enak terkait perpisahan sekolah. Faktanya memang ada informasi yang berseliweran di TikTok. Namun, saya tegaskan bahwa itu bukan kemauan kami sebagai lembaga,” ujar Musadad kepada wartawan Rabu, (17/6/2026).
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan perpisahan tersebut bukan inisiatif pihak sekolah, melainkan keinginan para siswa bersama orang tua atau wali murid.
“Itu merupakan kemauan anak didik dan wali murid. Jadi bukan kebijakan atau keinginan dari pihak madrasah,” katanya.
“Ia menegaskan pihak sekolah tidak pernah mewajibkan siswa untuk mengikuti kegiatan perpisahan maupun melakukan pungutan yang bersifat wajib. Ia berharap masyarakat dapat memahami duduk persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar,”tegasnya.
Meski demikian, pihak madrasah tetap akan melakukan evaluasi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pelaksanaan kegiatan perpisahan di sekolah.
(Yuyi Rohmatunisa)














