Menag Nasaruddin Umar: Tahun Baru Hijriah Momentum Ubah Curiga Jadi Kepercayaan

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Humas Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Humas Kemenag)

JENDELANUSANTARA COM, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk melakukan perubahan. Semangat hijrah, menurut dia, harus diwujudkan dengan memperkuat persatuan, kepedulian, dan pengabdian bagi bangsa serta kemanusiaan.

“Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Senin.

Menurut dia, makna hijrah tidak berhenti pada peringatan sejarah perjalanan Rasulullah SAW, tetapi menjadi nilai yang relevan untuk menjawab tantangan kehidupan saat ini. Masyarakat perlu menjadikan hijrah sebagai dorongan untuk memperbaiki diri dan membangun hubungan sosial yang lebih baik.

Nasaruddin mengatakan, di tengah era disrupsi yang ditandai meningkatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, serta persoalan sosial yang semakin kompleks, bangsa Indonesia membutuhkan ruang dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” katanya.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu menilai peristiwa hijrah Rasulullah SAW memberikan pelajaran bahwa kemajuan sebuah peradaban tidak hanya dibangun melalui kemampuan dan kekuatan, tetapi juga melalui persaudaraan, keadilan, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Ia mengajak masyarakat memulai perubahan dari lingkungan terdekat dan dari diri sendiri. Menurut dia, masa depan tidak cukup dibangun hanya dengan harapan, tetapi membutuhkan keberanian untuk memperbaiki keadaan.

“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama,” ujar Nasaruddin.

Ia juga mengingatkan pesan dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 bahwa perubahan suatu kaum sangat bergantung pada kesungguhan mereka dalam melakukan perubahan.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita, melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia,” katanya.

Berita Terkait

Pemerintah Matangkan Penataan PPPK, Mendagri: Guru Jadi Perhatian
Apresiasi Pemda Berprestasi, Mendagri Tito Tekankan Penghargaan Harus Berdampak bagi Masyarakat
Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional
Awasi APBD Berbasis Data, Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan
Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Ungkap Capaian dan Strategi Penguatan Perbatasan
Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Pemerintah Matangkan Penataan PPPK, Mendagri: Guru Jadi Perhatian

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WIB

Apresiasi Pemda Berprestasi, Mendagri Tito Tekankan Penghargaan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:38 WIB

Awasi APBD Berbasis Data, Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WIB

Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah

Berita Terbaru