Menteri Ekraf: Penguatan Ekonomi Kreatif dari Daerah Perkokoh Pertumbuhan Nasional

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 4 Juni 2026 – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan bahwa ekonomi di akar rumput menjadi kunci dalam membangun pertumbuhan Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Pesan ini disampaikan SBY dalam Asia Grassroots Forum 2026 di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (4/6).

SBY juga menekankan, kepemimpinan yang kuat bukan hanya tentang mengelola krisis dan pertumbuhan ekonomi, namun perlu menjaga kepercayaan masyarakat.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana membangun masyarakat yang tangguh di tengah era disrupsi. Inklusi keuangan tak sekadar tujuan moral, tetapi juga strategi ekonomi untuk menciptakan ketahanan dan stabilitas sosial,” ungkap SBY.

Di tempat yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang mampu membuka ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat dan pegiat ekraf dimulai dari tingkat akar rumput.

“Masa depan transformasi ekonomi kreatif harus dibangun melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. Apalagi tiap subsektor ekraf memiliki peran strategis yang menghadirkan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Dengan demikian fondasi ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi atau _the new engine of growth_ bisa dimulai dari berbagai daerah,” ujar Menteri Ekraf.

Asia Grassroots Forum 2026 merupakan pertemuan tahunan yang menjadi ruang kolaborasi pembuat kebijakan (pemerintah), investor, lembaga keuangan, pendiri startup, mitra pembangunan, serta praktisi akar rumput dari seluruh Asia dan sekitarnya. Forum internasional ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi, inovasi, dan investasi yang memperkuat ekonomi akar rumput demi memajukan kesehatan keuangan jangka panjang. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung ‘Enabling Growth, Elevating Financial Health’.

Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, mengungkapkan bahwa penguatan ekonomi akar rumput harus dimulai dari keyakinan bahwa setiap keluarga dan pegiat usaha kecil maupun menengah memiliki potensi untuk menciptakan perubahan sehingga pentingnya inklusi yang berkelanjutan demi masa depan ekonomi bangsa.

“Kemajuan ekonomi sejatinya tidak diukur dari seberapa cepat kita tumbuh, tetapi mulai dari seberapa kuat fondasi yang dibangun dalam suatu keluarga, pendidikan bagi anak-anak, dan peluang menjadi sejahtera bagi generasi berikutnya. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor yang mudah diakses akan menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Andi Taufan Garuda Putra.

Pada Asia Grassroots Forum 2026 juga diluncurkan inisiatif Indonesian Coalition for Financial Health, sebagai platform kolaboratif yang mempertemukan sektor swasta, pembuat kebijakan, akademisi, pegiat usaha, dan komunitas untuk memperluas akses terhadap pembiayaan, teknologi, pendidikan, serta menciptakan ekosistem ekonomi yang semakin inklusif dan adaptif terhadap perubahan global.

Turut hadir dalam forum tersebut Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu. Menteri Ekraf juga didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Media, dan Pelayanan Publik, Renanda Bachtar. Selain itu, forum dihadiri para pimpinan lembaga keuangan, pelaku industri, serta perwakilan organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang kepemimpinan, kewirausahaan, dan kontribusi sosial, termasuk Biru Muda Project.

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sekjen Kemendagri Harap Lulusan IPDN Bawa Perubahan Positif di Daerah
Pamong Praja Muda IPDN XXXIII Ditempatkan di Seluruh Indonesia, Disiapkan Jadi Pemimpin
Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan melalui Koordinasi Intensif
Pamong Praja Muda IPDN Diminta Utamakan Rakyat, Ini Pesan Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Tekankan Meritokrasi di IPDN, Anak Buruh hingga Petani Raih Prestasi Terbaik
Presiden Prabowo Kukuhkan 1.204 Lulusan IPDN sebagai Pamong Praja Muda, Mendagri Tito Hadiri Pelantikan
Tito Karnavian Ingatkan Pemda Aceh Fleksibel Tetapkan Status Penanganan Pascabencana
Gandeng Dunia Usaha, Kemnaker Beri Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan Bagi 100 TKM Pemula

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:18 WIB

Sekjen Kemendagri Harap Lulusan IPDN Bawa Perubahan Positif di Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:52 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan melalui Koordinasi Intensif

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pamong Praja Muda IPDN Diminta Utamakan Rakyat, Ini Pesan Presiden Prabowo

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:14 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Meritokrasi di IPDN, Anak Buruh hingga Petani Raih Prestasi Terbaik

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05 WIB

Presiden Prabowo Kukuhkan 1.204 Lulusan IPDN sebagai Pamong Praja Muda, Mendagri Tito Hadiri Pelantikan

Berita Terbaru