Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Aksi Lapangan dalam Pengendalian Inflasi

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung —- Asisten Administrasi Umum, Sulpakar, mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (27/4/2026).

Saat memimpin Rakor, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menyoroti jajaran Pemerintah Daerah yang dinilai pasif dalam upaya pengendalian inflasi di wilayah masing-masing.

Tomsi memaparkan masih adanya 321 Pemerintah Daerah yang tercatat belum melakukan satu pun upaya konkret untuk menekan laju inflasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran kepala daerah dalam rapat koordinasi mingguan tidak akan memberikan dampak jika tidak diikuti dengan aksi nyata di lapangan.

​”Saya minta supaya melihat dan merasa, jangan hanya hadir-hadir di rapat inflasi tetapi setelah itu tidak turun ke pasar, tidak berbuat sama sekali,” tegas Tomsi.

Kemendagri kembali mengingatkan Pemda untuk mengimplementasikan enam langkah konkret pengendalian inflasi, yaitu :

1. ​Penyelenggaraan Operasi Pasar Murah.
2. ​Sidak ke pasar dan distributor agar tidak ada penimbunan barang.
3. ​Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk kelancaran pasokan.
4. ​Gerakan menanam pangan mandiri.
5. ​Realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi.
6. ​Dukungan biaya transportasi dari APBD.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, memaparkan bahwa inflasi year-to-date hingga Maret 2026 mencapai 0,94%. Angka ini menunjukkan tren yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tiga tahun sebelumnya.

​”Kondisi sekarang itu posisinya 0,94%. Ini memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2023 sampai dengan tahun 2025. Maka tentunya ini mari bersama kita memperhatikan komoditi apa saja yang nanti perlu untuk kita cermati terutama pada level di Kabupaten Kota,” ujar Ateng Hartono saat memberikan paparan.

​BPS mencatat sejumlah komoditas pangan mengalami fluktuasi harga yang signifikan di berbagai daerah. Bawang merah menjadi komoditas dengan sebaran kenaikan harga terluas, mencakup 227 kabupaten/kota. Disusul oleh minyak goreng di 224 daerah dan gula pasir di 185 daerah.

​Secara khusus, Ateng menyoroti pergerakan harga beras yang terus menunjukkan tren kenaikan jumlah daerah terdampak dalam empat bulan terakhir.

“Beras ini selama empat bulan mengalami jumlah kabupaten kota yang mengalami peningkatan IPH-nya itu terus mengalami peningkatan. Sekarang jumlahnya 109 (daerah). Sebagai gambaran pada bulan Januari yang lalu hanya 72 kabupaten kota,” jelasnya.

​Selain pangan, emas perhiasan dan daging ayam ras juga tercatat sebagai penyumbang andil inflasi terbesar sejak awal tahun kalender. (LSI)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Groundbreaking Jalan Bandar Jaya–Mandala, Pemprov Lampung Targetkan Kemantapan 96 Persen
Dalam Rapat Paripurna DPRD, Wagub Jihan Paparkan LKPJ 2025 dan Capaian Pembangunan Lampung
Inaugurasi Paralegal Muslimat NU di Lampung, Dorong Akses Keadilan Berbasis Komunitas
Seleksi Paskibraka Jadi Ajang Kaderisasi Pemimpin Muda di Lampung
Upacara Otonomi Daerah ke-30, Lampung Perkuat Komitmen Pelayanan Publik
Mensos dan Wagub Lampung Pastikan Program Sekolah Rakyat Berjalan Optimal di Lampung Selatan
Pemprov Lampung Dorong Penguatan SDM Melalui Profesi Insinyur
Jemaah Haji Kloter 7 Lampung Dilepas, Gubernur Ingatkan Jaga Niat dan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:41 WIB

Groundbreaking Jalan Bandar Jaya–Mandala, Pemprov Lampung Targetkan Kemantapan 96 Persen

Senin, 27 April 2026 - 14:23 WIB

Dalam Rapat Paripurna DPRD, Wagub Jihan Paparkan LKPJ 2025 dan Capaian Pembangunan Lampung

Senin, 27 April 2026 - 12:48 WIB

Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Aksi Lapangan dalam Pengendalian Inflasi

Senin, 27 April 2026 - 11:55 WIB

Inaugurasi Paralegal Muslimat NU di Lampung, Dorong Akses Keadilan Berbasis Komunitas

Senin, 27 April 2026 - 11:32 WIB

Seleksi Paskibraka Jadi Ajang Kaderisasi Pemimpin Muda di Lampung

Berita Terbaru