Wagub Lampung Ajak Pesantren Kembangkan Bank Sampah dan Edukasi Daur Ulang

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Jam’iyyah Perempuan Pengurus Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM) Provinsi Lampung

Wagub Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Jam’iyyah Perempuan Pengurus Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM) Provinsi Lampung

JENDELANUSANTARA.COM, BandarLampung — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Jam’iyyah Perempuan Pengurus Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM) Provinsi Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Rabu (30/4/2025).

Silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai tokoh pesantren perempuan se-Provinsi Lampung. Dalam pertemuan itu, Wagub Jihan didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Emilia Kusumawati dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Yulia Megaria.

Dalam pertemuan ini dibahas kegiatan JPPPM bertema pendidikan dan Kurikulum Merdeka. Wagub Jihan menekankan bahwa isu lingkungan tidak boleh luput dari perhatian dunia pesantren.

“Pondok pesantren memiliki jumlah produksi sampah harian yang relatif tetap. Ini bisa menjadi kekuatan dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga bisa menjadi mitra utama organisasi pengelola sampah dan agen perubahan dalam menjaga lingkungan. Ia menilai, kolaborasi pesantren dengan lembaga pengelolaan sampah dapat membuka peluang usaha berbasis lingkungan.

“Dengan pengelolaan yang tepat, sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru. Produk daur ulang atau kompos dari pesantren bisa bernilai jual. Ini pendidikan praktis yang sangat aplikatif bagi para santri,” lanjutnya.

Wagub Jihan, pada kesempatan itu, mendorong pondok pesantren agar menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak pesantren untuk mulai mengembangkan model bank sampah, pelatihan daur ulang, hingga teknologi sederhana pengolahan limbah organik. Diharapkan, langkah ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada para santri. (Sya)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Inkubator Bisnis Pertanian Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan
Lampung Siapkan TPA Regional dan Tinggalkan Open Dumping Secara Bertahap
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Evaluasi 2026 Fokus Keberlanjutan
Sekda Lampung Lantik Pejabat, Gubernur Dorong Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
Jalan Kasui–Air Ringkih Dibangun, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Pemprov Lampung Targetkan Penguatan Ekonomi Desa Melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Lampung Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi di PON 2032
Mighrul Lampung Bersatu Ajak Pemuda Angkat Budaya Lokal lewat Lomba Cawa Bubalah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:43 WIB

Inkubator Bisnis Pertanian Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 - 14:21 WIB

Lampung Siapkan TPA Regional dan Tinggalkan Open Dumping Secara Bertahap

Kamis, 9 April 2026 - 13:33 WIB

Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Evaluasi 2026 Fokus Keberlanjutan

Kamis, 9 April 2026 - 11:05 WIB

Sekda Lampung Lantik Pejabat, Gubernur Dorong Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 9 April 2026 - 09:46 WIB

Jalan Kasui–Air Ringkih Dibangun, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru