Wagub Banten Tegaskan Pentingnya Sinergi Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Kinerja

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun Anggaran 2025

kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun Anggaran 2025

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Perencanaan dan penganggaran yang tepat menjadi dasar sebuah kegiatan dan program dapat berjalan dengan baik. Perencanaan dan penganggaran harus saling mendukung , sinkron, focus pada prioritas serta berbasis kinerja untuk memastikan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, sehingga anggaran yang dialokasikan efektif dan menghasilkan dampak positif. Namun, agar pengelolaan keuangan tepat sasaran, pelaksanaan kegiatan harus diiringi pengawasan secara komprehensif dan bersama-sama. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun Anggaran 2025 di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (29/4/2025).

“BPKAD sebagai garda terdepan dalam pengelolaan keuangan dan aset, oleh sebab itu maka selain harus mempunyai kompetensi, SDM pengelola keuangan ini harus mempunyai Dedikasi, Integritas dan Melayani,” ungkap Dimyati.

Selanjutnya, Dimyati juga menegaskan setiap kegiatan dan program pemerintah daerah harus menekankan untuk kepentingan masyarakat, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Dalam penganggaran, saya sampaikan berkali-kali jangan sampai ada kongkalikong. Penganggaran itu harus berdasarkan kebutuhan Masyarakat. “Jadi sekecil apapun itu ada output, outcome dan lain sebagainya,” katanya.

Selain itu, Dimyati juga berharap kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dapat melakukan penatausahaan aset, sehingga mampu mengetahui aset-aset daerah yang dapat dioptimalkan. “Kita bisa mendata aset-aset yang dapat dioptimalkan. Karena hal tersebut juga bisa menjadi potensi bagi daerah,” imbuhnya.

Sementara, Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti menyampaikan Rakor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah bermaksud dan bertujuan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dan asset daerah. Selain itu, melakukan sinkroniasi atau penyelarasan terhadap dinamika perkembangan kebijakan. “Pembinaan ini termasuk fasilitasi, koordinasi, sosialisasi, Pendidikan pelatihan, supervise dan reviu,” katanya. Dan, tambah Rina, BPKAD selama ini telah melakukan rapat koordinasi pertriwulan. “Jadi minimal 3 kali dalam satu tahun,” ujarnya.

“Dalam rakor triwulan pertama tahun 2025 ini kita melakukan monitoring dan evaluasi, diantaranya apakah kabupaten/kota ini telah menindaklanjuti hasil rekomendasi hasil evaluasi APBD Tahun 2025,” sambungnya.

Selanjutnya, Rina menyampaikan berdasarkan Laporan Realisasi Anggran (LRA) pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten hingga 31 maret 2025, rata-rata pendapatan daerah telah mencapai 19,33 persen. “Sedangkan realisasi belanja daerah rata-rata mencapai 14,43 persen, kita menargetkan pendapatan pada triwulan ini sebesar 20 persen,” pungkasnya.

Rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota ini juga sebagai bentuk sarana Pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi dan pemahaman dalam merespon dinamika perkembangan kebijakan antara lain program sekolah rakyat, koperasi desa/kelurahan merah putih. Termasuk penilaian kesesuaian rancangan KUA PPAS dengan KEM PPKF. Harapannya, momen ini dapat digunakan untuk berdiskusi dengan narasumber dari Kementeran Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. (Sya)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar
Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
Pemprov Banten Dorong Implementasi MBG 3B untuk Cegah Stunting di Lebak
Kabidhumas Polda Banten: Pengamanan May Day Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat
Rekomendasi DPRD atas LKPj 2025 Akan Masuk Perencanaan dan Penganggaran Pemprov Banten
MBG 3B Dinilai Mampu Kurangi Beban Ekonomi Keluarga di Banten
Paripurna DPRD Banten Setujui Rekomendasi LKPj Gubernur Tahun Anggaran 2025

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:11 WIB

Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:11 WIB

Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:45 WIB

Pemprov Banten Dorong Implementasi MBG 3B untuk Cegah Stunting di Lebak

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10 WIB

Kabidhumas Polda Banten: Pengamanan May Day Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru