Tingkatkan Daya Saing Daerah, BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Manajemen Strategi Inovasi

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Diklat Manajemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah Berbasis Sektor Unggulan Wilayah untuk Angkatan I dan II Tahun 2024. Diklat ini merupakan upaya BPSDM Kemendagri memperkuat kinerja pemerintahan daerah melalui inovasi agar daya saing daerah meningkat.

Diklat ini diikuti oleh 30 perwakilan dari berbagai daerah untuk setiap angkatan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini terutama dalam mengelola tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta meningkatkan perekonomian termasuk daya saing daerah melalui penerapan inovasi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono menekankan, inovasi daerah merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah (Pemda). “Inovasi daerah mencakup segala bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan tujuan menciptakan pelayanan yang lebih baik, responsif, dan efisien,” kata Sugeng di Kantor BPSDM Kemendagri, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Menurut Sugeng, Pemda berperan penting dalam menghadirkan inovasi sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik. Terlebih akses pelayanan publik yang mudah dibutuhkan untuk mengembangkan wilayah agar memiliki ekonomi yang unggul dengan ditopang komoditas berdaya saing. Karena itu, inovasi yang bekerlanjutan termasuk dalam pelayanan publik sesuai kebutuhan masyarakat sangat diperlukan.

“Untuk mendukung inovasi, pemerintah daerah harus menyiapkan kelembagaan, sistem, dan birokrasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, serta dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah harus kreatif dan berperan sebagai fasilitator dalam menghadirkan ide-ide baru yang dapat mendorong ekonomi daerah,” lanjut Sugeng.

Dirinya berharap, Diklat ini dapat melahirkan aparatur Pemda dan masyarakat yang inovatif, serta berani melakukan terobosan yang tetap sesuai koridor hukum.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kementerian Transmigrasi Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Aset Digital dan Jaringan Internet
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Perlu Kolaborasi Pemda dan Inovasi Teknologi
Verifikasi Data Jadi Kunci Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumbar, Tegas Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian Soroti Akurasi Data dan Pemetaan Masalah dalam Pemulihan Sumbar
Vertical Series Competition Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Industri Kreatif Nasional
PFN dan SIMPATI Dorong Ekosistem Kreatif Nasional lewat Vertical Series Competition
Satu Visi Membangun PalmCo, PTPN IV dan SPBUN Sahkan PKB Tunggal Pertama untuk Keberlanjutan Industri Sawit
Kemendagri Tomsi Tohir Targetkan Stabilitas Harga Pangan Terjaga Selama Ramadan 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:14 WIB

Kementerian Transmigrasi Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Aset Digital dan Jaringan Internet

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:09 WIB

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Perlu Kolaborasi Pemda dan Inovasi Teknologi

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:45 WIB

Verifikasi Data Jadi Kunci Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumbar, Tegas Mendagri Tito Karnavian

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:25 WIB

Mendagri Tito Karnavian Soroti Akurasi Data dan Pemetaan Masalah dalam Pemulihan Sumbar

Senin, 12 Januari 2026 - 16:40 WIB

Vertical Series Competition Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Berita Terbaru