JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta melepas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang memasuki masa purna tugas mulai (1/7/26). Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Bima, Balai Kota Yogyakarta, Senin (29/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi Wakil Wali Kota Wawan Harmawan.
Tiga pejabat yang memasuki masa purna tugas tersebut yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono, Kepala Dinas Kesehatan Emma Rahmi Aryani, dan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Maryustion Tonang.
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian ketiga pejabat yang telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade untuk Pemerintah Kota Yogyakarta.
“Atas nama Pemerintah Kota Yogyakarta dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama puluhan tahun. Apa yang telah bapak dan ibu lakukan menjadi bagian dari perjalanan panjang pembangunan Kota Yogyakarta,” kata Hasto.
Menurut Hasto, menjadi aparatur sipil negara merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menuntut komitmen, integritas, dan tanggung jawab. Karena itu, masa purna tugas bukan menjadi akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk yang berbeda.
Ia juga berharap pengalaman, ilmu, dan keteladanan yang dimiliki ketiga pejabat tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi penerus di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
“Regenerasi birokrasi akan berjalan baik apabila dibangun di atas fondasi pengalaman dan nilai-nilai yang telah ditanamkan para senior,” ujarnya.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono telah mengabdi selama 35 tahun 4 bulan, Emma Rahmi Aryani selama 33 tahun 3 bulan, dan Maryustion Tonang selama 32 tahun 4 bulan.
Mewakili pejabat yang memasuki masa purna tugas, Yunianto Dwisutono menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengabdi sebagai aparatur sipil negara selama lebih dari tiga dekade.
“Hari ini tentu menjadi momen yang sangat berkesan bagi kami. Selama lebih dari tiga dekade kami diberi kepercayaan untuk mengabdi kepada masyarakat Kota Yogyakarta. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan, rekan kerja, dan seluruh ASN yang selama ini telah bekerja sama, saling mendukung, dan menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kami,” ujarnya.
Yunianto menegaskan masa pensiun bukan berarti berhenti mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, semangat untuk memberikan manfaat akan terus dilakukan meski tidak lagi menjabat sebagai ASN.
“Kami pamit sebagai aparatur sipil negara, tetapi semangat untuk berbuat baik kepada masyarakat tidak akan pernah berhenti. Kami berharap Pemerintah Kota Yogyakarta terus maju, semakin inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kepada rekan-rekan yang masih bertugas, teruslah bekerja dengan penuh integritas, menjaga kekompakan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” katanya.
Di akhir sambutannya, Yunianto juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kekhilafan. Ia berharap tali silaturahmi dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta tetap terjalin meski dirinya bersama dua pejabat lainnya telah resmi memasuki masa purna tugas mulai (1/7/26). (Aga)














