Solusi Akses Pendidikan: Siswa yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri Bisa Sekolah Gratis di Swasta

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten secara resmi meluncurkan program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus atau SKH swasta. Program unggulan ini merupakan gagasan Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.

Peluncuran program Sekolah Gratis ini dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada Jumat, 2 Mei 2025, di SMA YP Karya, Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan bahwa pemilihan tanggal 2 Mei bukan tanpa alasan. Hari tersebut menjadi simbol penting bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk keluar dari kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan.

“Tujuan utama dari program ini adalah menciptakan keadilan pendidikan bagi seluruh warga Banten,” ujar Andra Soni.

Lebih lanjut, Gubernur Andra menjelaskan bahwa program ini menjadi solusi konkret bagi anak-anak yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta, tanpa dikenakan biaya.

“Bagi warga Banten yang tidak diterima di sekolah negeri, tetap bisa melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta,” tegasnya.

Pemprov Banten akan menanggung seluruh biaya sekolah, mulai dari SPP, uang gedung, hingga LKS atau lembar kerja siswa. Dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening siswa, namun tidak dapat ditarik tunai. Dana tersebut akan otomatis terpotong untuk membayar sekolah masing-masing.

Adapun skema anggaran dibagi ke dalam dua klaster. Untuk sekolah swasta di wilayah Tangerang Raya, yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan, dialokasikan dana sebesar Rp250 ribu per siswa. Sementara untuk wilayah Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Cilegon, diberikan dana sebesar Rp150 ribu per siswa.

Namun demikian, biaya personal seperti seragam masih menjadi tanggungan pribadi siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman, menambahkan bahwa dari total 1.237 sekolah swasta di Banten, sebanyak 811 sekolah telah resmi bergabung dalam program Sekolah Gratis. Rinciannya, 235 SMA, 520 SMK, dan 56 SKH swasta.

Lukman menyebut, tidak ada pembatasan jumlah siswa yang mengikuti program ini. Namun, pihaknya telah memperkirakan sebanyak 85.995 siswa kelas 10 akan menjadi peserta program Sekolah Gratis pada tahun ajaran baru 2025/2026.

“Nanti jumlah riilnya akan dihitung kembali setelah proses penerimaan siswa baru selesai,” jelas Lukman.

Program Sekolah Gratis ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Banten, khususnya bagi keluarga kurang mampu, untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang menengah atas. (Sya)

Berita Terkait

Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar
Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
Pemprov Banten Dorong Implementasi MBG 3B untuk Cegah Stunting di Lebak
Kabidhumas Polda Banten: Pengamanan May Day Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat
Rekomendasi DPRD atas LKPj 2025 Akan Masuk Perencanaan dan Penganggaran Pemprov Banten
MBG 3B Dinilai Mampu Kurangi Beban Ekonomi Keluarga di Banten
Paripurna DPRD Banten Setujui Rekomendasi LKPj Gubernur Tahun Anggaran 2025

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:11 WIB

Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan dan Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Hari Buruh 2026, Polda Banten Serukan Kebersamaan dan Stabilitas Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:11 WIB

Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:45 WIB

Pemprov Banten Dorong Implementasi MBG 3B untuk Cegah Stunting di Lebak

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10 WIB

Kabidhumas Polda Banten: Pengamanan May Day Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru