SMSI: RM Margono Layak Dikenang Sebagai Pahlawan Nasional

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Dukungan untuk mengusulkan Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo sebagai pahlawan nasional semakin menguat. Sejumlah tokoh dan organisasi secara beruntun menggelar diskusi guna mendalami kontribusi Margono, khususnya dalam merintis landasan ekonomi nasional. Gagasan ini pertama kali dilontarkan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam pertemuan dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Zulmansyah Sekedang dan Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Yohanes Handoyo di Banten. Ketiga ketum organisasi nasional ini sepakat bahwa Margono, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI), memiliki jasa besar yang patut dikenang sebagai pahlawan nasional.

Setelah pertemuan tersebut, rangkaian Focus Group Discussion (FGD) digelar oleh SMSI, PWI, dan Formas di beberapa kota untuk mendukung gagasan ini. Pada FGD pertama di Jakarta, Firdaus menyatakan bahwa Margono berperan penting dalam membangun fondasi ekonomi bangsa di masa awal kemerdekaan. “Momentum ini penting untuk mengenang peran Margono yang membangun ekonomi nasional ketika negara baru merdeka. Kontribusinya besar, terutama dalam mendirikan BNI sebagai bank yang menopang ekonomi negara,” ujar Firdaus.

Dukungan lain datang melalui diskusi di Surabaya, Ketua PWI Jawa Timur Lutfi Hakim menyoroti komitmen Margono terhadap nasionalisme. “Beliau adalah bangsawan yang turun ke masyarakat dan turut berjuang untuk kemerdekaan. Lewat BNI, ia membuktikan bahwa sektor keuangan dapat menjadi pilar bangsa,” ujar Lutfi.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI, Buyung Wijaya Kusuma, dalam FGD di Jakarta. Buyung menggarisbawahi keteguhan hati Margono yang mengesampingkan kepentingan pribadi demi stabilitas ekonomi nasional. “Margono dengan ikhlas menyerahkan kewenangan bank sentral kepada bank kolonial Hindia Belanda demi stabilitas ekonomi negara. Ini menunjukkan pengorbanan yang tidak kecil,” jelas Buyung.

Dukungan juga disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata. Ia menyatakan bahwa RM Margono layak diusulkan sebagai pahlawan nasional, terutama atas jasanya dalam menjaga kestabilan ekonomi pasca-kemerdekaan. “Jika ditanya apakah kakek Presiden Prabowo layak diberikan gelar pahlawan, saya kira sangat layak. Pengusulannya akan diproses sesuai aturan,” ungkap Gus Ipul.

Rangkaian GD ini diharapkan dapat memperkuat dorongan pengajuan gelar pahlawan nasional untuk RM Margono dan melengkapi dokumen sejarah terkait kontribusi tokoh ini dalam perjuangan bangsa.(*)

Berita Terkait

Prestasi Timnas Futsal Indonesia Tuai Apresiasi Menko AHY dan Menpora
Ade Jona: Gerindra di Usia 18 Tahun Harus Semakin Dekat dengan Rakyat
Smart Campus dan Smart Policing: Masa Depan Pendidikan Kepolisian Indonesia
Buka Rapimnas AFEBSI, Prof. Edy Dorong Peran Akademisi dalam Isu Kebangsaan
Ketika Berita dan Konten Melebur: Urgensi Etika di Era Informasi Digital
Menko AHY Dukung Penuh Program Revitalisasi dan Transformasi Transmigrasi
Menteri Ekraf Tekankan Pentingnya Pemetaan dan Kurasi Pegiat Ekonomi Kreatif Daerah
Kemendagri Tegaskan Pembatalan Bimtek DPRD F-PPP, Dana Peserta Wajib Dikembalikan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:10 WIB

Prestasi Timnas Futsal Indonesia Tuai Apresiasi Menko AHY dan Menpora

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:44 WIB

Ade Jona: Gerindra di Usia 18 Tahun Harus Semakin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:23 WIB

Smart Campus dan Smart Policing: Masa Depan Pendidikan Kepolisian Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:11 WIB

Buka Rapimnas AFEBSI, Prof. Edy Dorong Peran Akademisi dalam Isu Kebangsaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:31 WIB

Ketika Berita dan Konten Melebur: Urgensi Etika di Era Informasi Digital

Berita Terbaru