Sindangheula Tampilkan Inovasi Lingkungan dan Ketahanan Pangan dalam Penilaian BBGR Kabupaten Serang 2026

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, SINDANGHEULA – Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, menampilkan berbagai inovasi unggulan dalam Penilaian Lomba Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) Kabupaten Serang Tahun 2026, Rabu (2/9/2026).

Desa Sindangheula menjadi salah satu dari tiga desa yang dipercaya mewakili Kecamatan Pabuaran dalam ajang BBGR Kabupaten Serang 2026, bersama Desa Pasanggrahan dan Desa Pabuaran.

Kedatangan tim juri disambut langsung Kepala Desa Sindangheula Suheli bersama jajaran perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, Suheli memaparkan berbagai program, kegiatan serta inovasi yang selama ini dikembangkan bersama masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan lingkungan berbasis gotong royong. Desa Sindangheula memiliki program Bank Sampah yang mendorong masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Tidak berhenti pada pengumpulan sampah, masyarakat juga didorong untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna, salah satunya paving block.

Inovasi lainnya adalah pemanfaatan kain bekas menjadi pot bunga, budidaya maggot, budidaya ikan lele serta pembuatan pupuk kompos. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Desa Sindangheula membangun lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Dalam penilaian tersebut, tim juri tidak hanya mendengarkan pemaparan pemerintah desa, tetapi juga melihat secara langsung sejumlah lokasi dan inovasi yang menjadi bagian dari penilaian BBGR.

Salah satu juri BBGR, Widodo, menilai Desa Sindangheula cukup kreatif dalam mengembangkan berbagai program.

Menurutnya, selain pengelolaan sampah, Desa Sindangheula juga memiliki sejumlah kegiatan produktif seperti budidaya ikan, kebun sayuran dan cabai, serta pengembangan desa berbasis digital.

“Untuk kreativitas, kita melihat Desa Sindangheula ini cukup kreatif. Mulai dari pengelolaan sampah, budidaya ikan, kebun sayuran dan cabai, kemudian desanya juga sudah masuk desa digital,” ujar Widodo.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM mengatakan keikutsertaan dalam lomba BBGR bukan semata-mata untuk mengejar predikat juara, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan hasil kerja dan semangat gotong royong masyarakat.

“BBGR ini bagi kami bukan hanya perlombaan. Yang paling penting adalah bagaimana semangat gotong royong masyarakat terus hidup dan menjadi bagian dari pembangunan Desa Sindangheula,” kata Suheli.

Ia menjelaskan, berbagai inovasi yang ditampilkan merupakan hasil dari upaya pemerintah desa bersama masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang ada.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Sampah jangan hanya dianggap sebagai masalah, tetapi bisa kita kelola menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Suheli berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap apa yang sudah kita lakukan bersama ini tidak berhenti karena adanya penilaian. Setelah lomba selesai, gotong royong, kebersihan, pengelolaan sampah dan inovasi masyarakat harus tetap berjalan. Karena tujuan akhirnya adalah menjadikan Sindangheula sebagai desa yang maju dan warganya bahagia,” tutur Suheli.

Penilaian BBGR Kabupaten Serang sendiri mencakup berbagai aspek, mulai dari administrasi, kebersihan, keindahan, keamanan, keharmonisan, keguyuban masyarakat hingga kreativitas dan inovasi desa.

Turut hadir Plt. Camat Pabuaran, Muhamad Hamimi, Sekretaris Kecamatan beserta staf, Ketua BPD Amin Rohani, Direktur Bumdes, Ketua PKK Desa Sindangheula beserta pengurus, Ketua RT, LPM, Kader Posyandu dan Perwakilan Masyarakat.***

Berita Terkait

Wujud Partisipasi Aktif Masyarakat, Sekda Deden Puji Gelaran Turnamen Voli Putri Piala Gubernur
Tourism Riding HUT ke-26 Banten: Ratusan Biker Susuri Keindahan Wisata Alam Bumi Lada
FIN Super League Futsal 2026: Panggung 32 Tim Pelajar Banten Unjuk Talent dan Trik
Keterampilan Jadi Kunci Kemandirian, Tinawati Andra Soni Sambangi dan Dialog Bersama Anak Rehabilitasi
Bukan Sekadar Penindakan, Polda Banten Tekankan Edukasi Keselamatan di Hari Keenam Ops Patuh Maung
Gelorakan Potensi Lokal, Festival Jawara UMKM dan Kuliner Pemprov Banten Jadi Ajang Pembinaan dan Branding Produk Unggulan
Bangun Trust Building Kepolisian, Irjen Pol Hendra Sampaikan Pesan Strategis Keamanan Saat Kunjungi Masjid As-Salam
Bukti Efektifitas Tata Kelola Anggaran Desa, Irna Narulita Beri Apresiasi Khusus Atas Capaian Desa Maja

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Wujud Partisipasi Aktif Masyarakat, Sekda Deden Puji Gelaran Turnamen Voli Putri Piala Gubernur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:09 WIB

FIN Super League Futsal 2026: Panggung 32 Tim Pelajar Banten Unjuk Talent dan Trik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Keterampilan Jadi Kunci Kemandirian, Tinawati Andra Soni Sambangi dan Dialog Bersama Anak Rehabilitasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Bukan Sekadar Penindakan, Polda Banten Tekankan Edukasi Keselamatan di Hari Keenam Ops Patuh Maung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Gelorakan Potensi Lokal, Festival Jawara UMKM dan Kuliner Pemprov Banten Jadi Ajang Pembinaan dan Branding Produk Unggulan

Berita Terbaru