JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya mendorong percepatan realisasi program pembangunan di wilayah Bekasi Barat. Upaya tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan serta penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Gilang Esa Mohamad setelah menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses masa persidangan I Tahun 2026 di RW 013, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Sabtu.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah kebutuhan mendesak mengemuka. Salah satunya adalah peningkatan kualitas jalan lingkungan yang selama ini menjadi akses utama aktivitas masyarakat sehari-hari. Warga menilai kondisi jalan yang belum memadai perlu segera diperbaiki agar mobilitas warga dan kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih lancar.
Selain perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pembenahan saluran drainase untuk mengantisipasi genangan air yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan jika tidak segera ditangani.
Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah kebutuhan fasilitas kesehatan dasar berupa pembangunan kantor Posyandu yang lebih representatif. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat lingkungan.
Gilang menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Kami hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Insya Allah, semua usulan ini akan kami kawal hingga tahap realisasi,” ujar Gilang.
Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi yang membidangi sektor pembangunan, ia menyatakan memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi warga tidak berhenti pada tahap penyampaian semata. Aspirasi tersebut, menurutnya, perlu diperjuangkan agar dapat diakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah.
“Reses menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat agar kebutuhan warga dapat terpetakan dengan baik dan masuk dalam prioritas pembangunan daerah,” katanya.
Kegiatan reses tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta kader Posyandu yang turut menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi lingkungan di wilayah mereka.
Partisipasi aktif warga, menurut Gilang, mencerminkan tingginya harapan masyarakat terhadap peran DPRD dalam memperjuangkan program pembangunan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, ia berkomitmen melakukan koordinasi dengan dinas teknis di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi agar usulan warga dapat segera ditindaklanjuti dan masuk dalam prioritas program pembangunan, baik pada tahun berjalan maupun dalam perencanaan tahun berikutnya. (ihd)














