Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Perhatikan Pelayanan Kesehatan Primer

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menekankan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) memperhatikan pelayanan kesehatan primer. Dia menegaskan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan ujung tombak fasilitas kesehatan di tengah masyarakat.

“Dulu waktu awal-awal karena keterbatasan dana, satu Puskesmas satu kecamatan, setelah itu satu kecamatan ada yang [memiliki] lebih satu Puskesmas,” kata Suhajar dalam Pertemuan Perencanaan Pembangunan Pelayanan Kesehatan sampai Tingkat Desa Tahun 2025-2027 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Dia menegaskan, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan bagian upaya mewujudkan salah satu tujuan bernegara, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah daerah Indonesia. “Melindungi bukan hanya dari serangan luar misalnya, termasuk melindungi rakyat dari gigitan nyamuk, itu artinya negara melindungi,” ujarnya.

Menurutnya, upaya yang perlu ditingkatkan saat ini adalah bagaimana mencegah adanya orang sakit dengan terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan. Langkah tersebut dinilai lebih efektif ketimbang menekankan pada pengobatan.

Lebih lanjut, Suhajar menekankan, kesehatan merupakan salah satu variabel untuk mengukur kemajuan suatu negara maupun daerah. Variabel kesehatan itu meliputi tingginya harapan hidup dan tingkat kematian bayi maupun ibu saat melahirkan. “Maka, kepala dinas kesehatan harus punya data, by name by address siapa itu orangnya [ibu hamil dengan risiko tinggi],” ujarnya.

Suhajar mengatakan, upaya menyelamatkan ibu hamil dengan risiko tinggi tidak hanya tanggung jawab dokter. Namun, tugas itu juga menjadi tanggung jawab kepala daerah dan jajarannya. Karena itu, dukungan anggaran terlebih pada urusan kesehatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah (Pemda) diperlukan.

“Jadi ini saya mohon kawan-kawan Bappeda, Anda punya data lengkap masing-masing di tempat Anda, jadi intinya nanti kita akan meningkatkan layanan primer sampai ke desa dan memberdayakan Posyandu, gunakan seluruh sumber daya yang ada di lapangan untuk membantu Pak Menkes,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Jelang Ramadan, Kemendagri Minta Daerah Perkuat Koordinasi Pengendalian Inflasi
BRI Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah dengan Kehadiran Digital CS di Pondok Indah
Romo Syafi’i Tekankan Konsolidasi Kebijakan Kemenag, Satu Data Jadi Kunci
Pramuka Lampung Salurkan Dana Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera
Wamendagri Ribka Haluk Dorong IPDN Perkuat Riset Kebijakan Daerah
Genangan Air Rendam Stasiun di Jakarta, Sejumlah Rute Kereta Dialihkan
Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Dapur Umum IPDN Jadi Penopang Logistik dan Ekonomi Lokal di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:09 WIB

Jelang Ramadan, Kemendagri Minta Daerah Perkuat Koordinasi Pengendalian Inflasi

Senin, 19 Januari 2026 - 18:12 WIB

BRI Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah dengan Kehadiran Digital CS di Pondok Indah

Senin, 19 Januari 2026 - 17:16 WIB

Romo Syafi’i Tekankan Konsolidasi Kebijakan Kemenag, Satu Data Jadi Kunci

Senin, 19 Januari 2026 - 16:23 WIB

Pramuka Lampung Salurkan Dana Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

Senin, 19 Januari 2026 - 16:20 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong IPDN Perkuat Riset Kebijakan Daerah

Berita Terbaru