Satgas PRR Gandeng BPS dan Pemda untuk Validasi Data Penyintas Bencana di Sumatera

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pihaknya bakal mempercepat pendataan untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada penyintas bencana di Sumatera. Tito menyampaikan, langkah ini sangat krusial untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.

“Ini sebetulnya ada beberapa hal yang agak tenis, yang ingin kita selesaikan, karena itu perlu duduk bersama,” kata Tito dalam Rapat Perkembangan Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menekankan, kecepatan dalam proses pendataan sangat penting agar penyaluran bantuan tidak terhambat. Pemerintah sendiri telah merancang berbagai skema bantuan untuk mendukung penyintas bencana, termasuk bantuan perbaikan rumah dan bantuan pembiayaan hidup.

Bantuan perbaikan rumah terbagi ke dalam tiga ketegori, yakni rusak ringan Rp15 juta, sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta. Bantuan itu disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara bantuan pembiayaan hidup terdiri dari stimulus ekonomi sebesar Rp5 juta dan bantuan perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta bagi korban bencana, serta bantuan jaminan hidup sebesar Rp15.000 per hari. Tito berharap, bantuan ini dapat segera diterima oleh penyintas bencana, sehingga tidak harus berpeluh dalam menjalani Ramadan.

Tito juga mengajak pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk bekerja sama dalam mempercepat proses validasi data. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh bantuan dapat segera diterima oleh penyintas bencana di Sumatera. Hal ini penting karena akan mempercepat proses pemulihan kehidupan mereka.

Rapat ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta pejabat terkait lainnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri||Satgas PRR

@gerbangpatriot

Berita Terkait

BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Lebaran, Kemenag Siapkan Rp4,5 Triliun
Dana Otsus 2026 Mulai Disalurkan Lebih Awal, Dukung Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Papua
6.859 Masjid Disiapkan Jadi Posko Mudik, Buka 24 Jam H-7 hingga H+7 Lebaran
Menag Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus ke Sulsel, KPK: Teladan Positif
Kasatgas Tito Dorong Sinergi K/L, Pastikan Bantuan Rumah Rusak hingga Rp60 Juta Tepat Sasaran
Sekjen Kemendagri Minta Perum Bulog Intervensi Harga Beras yang Melebihi HET
Juara RSC 2026, Tim Robotik MAN 1 Metro Buktikan Madrasah Unggul di Teknologi Maritim
Prabowo Subianto Amanahkan Satgas PRR, Mendagri Optimalkan Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:46 WIB

BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Lebaran, Kemenag Siapkan Rp4,5 Triliun

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:07 WIB

Dana Otsus 2026 Mulai Disalurkan Lebih Awal, Dukung Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Papua

Senin, 23 Februari 2026 - 19:02 WIB

6.859 Masjid Disiapkan Jadi Posko Mudik, Buka 24 Jam H-7 hingga H+7 Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:09 WIB

Menag Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus ke Sulsel, KPK: Teladan Positif

Senin, 23 Februari 2026 - 17:56 WIB

Kasatgas Tito Dorong Sinergi K/L, Pastikan Bantuan Rumah Rusak hingga Rp60 Juta Tepat Sasaran

Berita Terbaru