Sambut Bulan Suci, Siswa SD Muhammadiyah Kleco Kotagede Tampilkan Ragam Dresscode Bernuansa Islami

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Kegiatan pawai “song song Ramadan 1447 H” yang digelar SD Muhammadiyah Kleco Kotagede Yogyakarta berlangsung meriah, Jumat (13/2/2026).

Sebanyak 650 siswa mengikuti pawai dengan rute start dari sekolah menuju Lapangan Karang, HS Silver, Jalan Jagalan, Pasar KG, Jalan Kemasan, Pegadaian, Polsek KG, hingga kembali ke sekolah.

Kepala sekolah Hernawan Priyantoro mengatakan kegiatan ini bertujuan menyambut bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah Ramadan sekaligus mendekatkan sekolah dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hernawan, pawai ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk menumbuhkan nilai keagamaan dan kebersamaan.

“Kami ingin siswa merasakan kegembiraan menyambut Ramadan sekaligus mengenalkan keberadaan sekolah kepada lingkungan sekitar,” katanya.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan doa bersama dan pengibaran bendera start oleh kepala sekolah, lalu berakhir sekitar pukul 09.30 WIB saat kontingen terakhir tiba di garis finis.

Ketua panitia Salas menjelaskan pawai tahun ini mengusung dresscode berbeda di setiap jenjang kelas.

“Kelas 1 mengenakan pakaian putih-putih, kelas 2 baju muslim, kelas 3 batik bebas, kelas 4 tema santri, kelas 5 hitam-hitam, dan kelas 6 hitam, merah, hijau, putih,” jelasnya.

Ia juga menambahkan sejumlah siswa membawa atribut bernuansa Palestina.

“Ini sebagai bentuk sikap dukungan terhadap Palestina yang sudah bertahun-tahun mengalami penjajahan,” katanya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu siswa kelas 4, Rafisqi, mengaku senang dapat ikut serta dalam pawai.

“Saya sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini bersama teman-teman,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian MBG kering oleh guru kelas masing-masing dan doa bersama sebagai penutup rangkaian acara. (waw)

Berita Terkait

Nuzulul Qur’an Ingatkan Pentingnya Ilmu, Akhlak, dan Peradaban Umat
UMY Libatkan 11 Dosen dalam Program Penguatan Desa Wisata Wirokerten
Kolaborasi Komunitas Surjan dan Kebaya Hidupkan Kembali Busana Tradisional di Jogja
Relawan MBG DIY Siap Benahi Layanan, Kritik Publik Jadi Bahan Evaluasi
Pelatihan Penjamah Makanan Digelar, Pemerintah Perkuat Standar Higiene Program MBG
Disperindag DIY Fasilitasi Pemasaran Produk IKM Lewat Pameran Kerajinan Jogja
Antisipasi Bencana dan Idul Fitri, TNI di Jogja Siap Siaga
UMY Fasilitasi 340 Mahasiswa Ikuti Mudik Gratis 2026 dengan Rute Baru ke Lampung dan Palembang

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Nuzulul Qur’an Ingatkan Pentingnya Ilmu, Akhlak, dan Peradaban Umat

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:32 WIB

UMY Libatkan 11 Dosen dalam Program Penguatan Desa Wisata Wirokerten

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:42 WIB

Kolaborasi Komunitas Surjan dan Kebaya Hidupkan Kembali Busana Tradisional di Jogja

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:56 WIB

Relawan MBG DIY Siap Benahi Layanan, Kritik Publik Jadi Bahan Evaluasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:04 WIB

Pelatihan Penjamah Makanan Digelar, Pemerintah Perkuat Standar Higiene Program MBG

Berita Terbaru