JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta kembali mencatatkan prestasi penting dengan meraih penghargaan dalam ajang 3rd RS Kemenkes Awards 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 5 Februari 2026 di Jakarta. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen RSCM sebagai rumah sakit rujukan nasional yang terus meningkatkan mutu layanan, inovasi klinis, dan pengalaman pasien.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang menilai kinerja rumah sakit pemerintah di 21 kategori, termasuk mutu pelayanan, inovasi, riset, pendidikan dokter, serta tata kelola yang akuntabel sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional menuju standar global.
Sebagai rumah sakit rujukan akhir yang berafiliasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM menyediakan layanan medis yang komprehensif mulai dari pencegahan, diagnosis, penanganan darurat, hingga rehabilitasi. Rumah sakit ini memiliki kapasitas lebih dari 1.000 tempat tidur dan termasuk fasilitas pendidikan serta riset klinis terintegrasi.
Perluasan Layanan dan Fasilitas Modern
Dalam beberapa bulan terakhir, RSCM terus memperluas layanan unggulan. Fasilitas baru termasuk kamar rawat inap VIP di RSCM Kiara yang dirancang khusus untuk ibu dan anak serta Kencana Extended Inpatient Room di Gedung RSCM Kencana yang menghadirkan kenyamanan lebih tinggi bagi pasien. Pengembangan gedung layanan ibu dan anak ini juga didukung oleh proyek modernisasi senilai hampir Rp 196 miliar yang bertujuan meningkatkan fasilitas kesehatan ibu dan bayi.
RSCM Kencana sendiri adalah salah satu unit layanan terpadu yang menawarkan berbagai kelas kamar rawat inap, mulai dari kelas umum hingga VIP, VVIP, suite, dan president suite, dengan fasilitas yang menunjang kenyamanan dan perawatan intensif serta integrasi layanan teknologi mutakhir.
Komitmen Mutu dan Keselamatan Pasien
Direktur Utama RSCM menegaskan bahwa rumah sakit menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap layanan klinis. Salah satu target strategis yang dicanangkan adalah zero kasus cedera tekan (pressure injury) pada pasien yang dirawat, dengan pencapaian saat ini sebesar sekitar 1,3 persen — indikator yang terus dipantau dan ditingkatkan melalui protokol klinis yang ketat dan pelatihan staf medis. (Data internal manajemen RSCM, 2026)
Selain itu, RSCM juga dikenal atas inovasi layanan lainnya, antara lain penerapan teknologi medis canggih seperti terapi sel punca berbasis ATMP (Advanced Therapy Medicinal Products), serta prosedur ablasi jantung dengan teknologi generasi baru Pulsed-Field Ablation (PFA) — sebuah bukti kemampuan medis yang semakin kompetitif di kancah regional.
Aksesibilitas dan Lalu Lintas
Meski demikian, perkembangan fasilitas dan layanan modern tidak lepas dari tantangan operasional. Jalan di depan area RSCM yang berada di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, sering dilaporkan mengalami kemacetan lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Kepadatan ini menjadi tantangan tersendiri bagi aksesibilitas pasien dan keluarga yang hendak menerima layanan kesehatan. (Laporan situasional, Februari 2026)
Pondasi Layanan Publik
Sebagai bagian dari sistem rumah sakit pemerintah, RSCM juga berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan bagi semua kelas sosial, termasuk melalui program subsidi bagi pasien tidak mampu. Layanan tersebut dilengkapi sistem antrean online dan telemedisin untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Dengan berbagai capaian prestasi serta perluasan layanan mutakhir, RSCM tetap memantapkan posisinya sebagai rumah sakit rujukan nasional yang berkualitas tinggi, berorientasi pada keselamatan pasien, inovasi medis, dan pengalaman kesehatan yang bermutu. (ihd)













