Revisi UU Pemilu, Wamendagri Bima Arya Buka Ruang Diskusi dengan Civitas Academica

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendagri Bima Arya saat menjadi pembicara dalam Workshop Publik Nasional di Universitas Hasanuddin

Wamendagri Bima Arya saat menjadi pembicara dalam Workshop Publik Nasional di Universitas Hasanuddin

JENDELANUSANTARA.COM, Makassar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, proses revisi Undang-Undang (UU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) perlu menyerap berbagai masukan. Banyaknya masukan tersebut dibutuhkan untuk memperkaya perspektif, mengingat keputusan ini merupakan fase krusial bagi bangsa Indonesia.

“Kita ingin tentunya menuju Indonesia Emas, demokrasi bisa bersanding dengan kesejahteraan,” katanya saat ditemui awak media di Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/7/2025).

Ia mengingatkan, keputusan terkait sistem Pemilu perlu diambil secara hati-hati. Jangan sampai keputusan tersebut dibuat secara tergesa-gesa. Oleh karena itu, penting untuk menghitung dampak yang ditimbulkan, baik dari segi ekonomi, politik, maupun aspek lainnya.

“Jadi poin saya adalah kita harus hati-hati. Apakah terus [sistemnya] serentak atau memisah itu semua harus dihitung,” ujarnya.

Kehati-hatian ini dinilai penting agar sistem Pemilu yang ditetapkan nantinya tidak kembali mengalami perubahan di masa mendatang. Ia berharap sistem yang diputuskan dapat bersifat ajek dan berkelanjutan.

“Jangan sampai berubah lagi, berubah lagi. Kita mau ke mana? Harus ajek sistem ini, itu poinnya. Sistemnya harus ajek,” jelasnya.

Bima mengungkapkan, pihaknya masih mengkaji berbagai masukan terkait sistem Pemilu. Ia juga membuka ruang diskusi, termasuk dengan civitas academica, dalam rangka mendukung proses revisi tersebut.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ekonomi Penyintas Bencana di Sumatera Berangsur Pulih
Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Cari Pembiayaan Alternatif untuk Program Nasional
Rindu Bawa Pulang Hadiah Motor, Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Meriahkan Kebersamaan SMSI dan Dewan Pers
Pertumbuhan Ekonomi Kendari Lampaui Nasional, Wamendagri Akhmad Wiyagus Beri Apresiasi
Satgas PRR Hadirkan Huntara Layak, Penyintas Mulai Menata Hidup Baru
Revitalisasi Sekolah Pascabencana Dikebut, 3.002 Satuan Pendidikan Sudah Teken PKS
Kemenag Bentuk AHWA, Seleksi Majelis Masyayikh 2026–2031 Mulai Disiapkan
Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Daerah Terapkan Konsep Quality Tourism dan Ekonomi Hijau

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Ekonomi Penyintas Bencana di Sumatera Berangsur Pulih

Senin, 11 Mei 2026 - 08:25 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Cari Pembiayaan Alternatif untuk Program Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:12 WIB

Rindu Bawa Pulang Hadiah Motor, Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Meriahkan Kebersamaan SMSI dan Dewan Pers

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:13 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kendari Lampaui Nasional, Wamendagri Akhmad Wiyagus Beri Apresiasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:03 WIB

Satgas PRR Hadirkan Huntara Layak, Penyintas Mulai Menata Hidup Baru

Berita Terbaru