Rektor UIN SMH Banten Jadi Salah Satu dari Lima Rektor Islam Pembimbing Haji Nasional

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

acara walimatussafar atau syukuran menjelang keberangkatan haji

acara walimatussafar atau syukuran menjelang keberangkatan haji

JENDELANUSANTARA, Kota Serang – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd, ditunjuk oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai salah satu dari lima rektor perguruan tinggi keagamaan negeri yang akan menjadi pembimbing jemaah haji tahun 2025.

Hal itu disampaikan Prof. Wawan saat wawancara kepada wartawan di kediamannya, dalam acara walimatussafar atau syukuran menjelang keberangkatan haji, Minggu (18/5/2025).

Prof. Wawan menjelaskan, keberangkatan dilaksanakan pada 22 Mei hingga 18 Juni 2025. Selain dirinya, empat rektor lain yang ditunjuk berasal dari UIN Solo, UIN Langsa, UIN Curup dan UIN Kepri.Lima rektor yang terpilih dari Kementerian Agama RI untuk menjadi Pembimbing haji bidang tugas monitoring dan evaluasi haji musim haji 2025 Team monev tahun ini diantaranya UIN SMH Banten, UIN Surakarta, IAIN Curup, IAIN Langsa dan STAIN Kepri.

Prof. Wawan menguraikan filosofi mendalam tentang ibadah haji, yang menurutnya bukan hanya ritual tapi sarat nilai-nilai kehidupan dan pembangunan karakter bangsa.

“Haji itu dimulai dari niat yang tulus, lillah karena Allah. Kemudian mengenakan pakaian ihram adalah simbol kepatuhan pada aturan. Tawaf mengajarkan kita untuk senantiasa berdzikir dan mengelilingi Ka’bah seperti pemimpin yang keliling mengontrol dan mengevaluasi masyarakatnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan makna dari Sa’i sebagai simbol kerja keras yang terinspirasi dari perjuangan Hajar, ibu Nabi Ismail. Menurutnya, umat Islam harus menjunjung tinggi semangat, sportivitas, dan penghargaan terhadap perjuangan perempuan.

“Wukuf di Arafah itu refleksi diri. Kalau di sana memetik pohon saja dilarang, apalagi pembalakan liar atau usaha-usaha yang merusak lingkungan. Haji tidak boleh sekadar formalitas, tapi harus berdampak pada sikap hidup, usaha dan kepedulian sosial,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan pesan bagi masyarakat. “Bagi yang sudah mampu secara ekonomi, daftarlah haji atau umrah. Bagi yang belum berangkat, hidupkan semangat Nabi Ibrahim: berkurban, memakmurkan masjid, dan menyiapkan generasi beriman yang selaras dengan visi misi Banten,” pungkasnya.

( Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Momentum HUT ke-152, Bupati Pandeglang Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kolaborasi
PKB Pandeglang Siap Gelar Muscab, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Tegak Lurus
Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Berbagai Daerah
Komitmen Jaga Kamtibmas, Polda Banten Bongkar Lokasi Dugaan Sabung Ayam
PWI Banten Fokus Pembenahan Organisasi dan Peningkatan Kualitas Anggota Pasca Idulfitri
Dorong UMKM dan Pendidikan, FIFGROUP Resmikan Desa Sejahtera Astra di Pandeglang
Kisruh Bupati–Wakil Bupati Lebak Disorot, Dinilai Kurang Kedewasaan Politik
Bapera Perkuat Peran Pemuda, Targetkan Struktur Hingga Tingkat RT pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Momentum HUT ke-152, Bupati Pandeglang Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kolaborasi

Jumat, 3 April 2026 - 16:06 WIB

PKB Pandeglang Siap Gelar Muscab, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Tegak Lurus

Jumat, 3 April 2026 - 11:39 WIB

Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Berbagai Daerah

Jumat, 3 April 2026 - 07:55 WIB

Komitmen Jaga Kamtibmas, Polda Banten Bongkar Lokasi Dugaan Sabung Ayam

Kamis, 2 April 2026 - 21:31 WIB

PWI Banten Fokus Pembenahan Organisasi dan Peningkatan Kualitas Anggota Pasca Idulfitri

Berita Terbaru